Satgas Luwu Bolehkan Keramaian

31
Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto

PALOPOPOS.CO.ID, BELOPA– Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Luwu membolehkan aktivitas keramaian. Dengan syarat, tetap dengan kewaspadaan tinggi dan menerapkan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat.

“Silakan laksanakan aktivitas seperti biasa. Jika ada acara keramaian seperti resepsi pernikahan, atau kegiatan lainnya yang menghadirkan orang banyak, harus tetap dengan kewaspadaan tinggi dengan menerapkan Protkes pencegahan Covid-19,” jawab Ketua Harian Satgas Covid-19 Luwu AKBP Fajar Dani Susanto, (13/10) lalu, ketika ditanya, apakah aktivitas keramaian seperti resepsi pernikahan, maupun berbagai kegiatan pentas yang menghadirkan kerumunan sudah dapat dilaksanakan?

Menurut perwira polisi berpangkat dua melati di pundak ini, penerapan PPKM level dua sudah membolehkan. Hanya saja dalam kondisi ini, dituntut kewaspadaan yang tinggi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Protkes) pencegahan Covid-19.

Ia juga mengungkapkan, program vaksinasi yang masif dilaksanakan Dinas Kesehatan Luwu bekerja sama Satgas Covid-19 dan berbagai organisasi, nampaknya membuat kasus Covid-19 mulai melandai di Kabupaten Luwu.

Bahkan dalam sepekan ini kasus Covid-19 di Kabupaten Luwu menunjukkan posisi tidak ada peningkatan kasus alias nol tambahan kasus

“Alhamdulillah dalam sepekan ini tidak ada peningkatan kasus penularan Covid-19 atau nol kasus di Kabupaten Luwu. Untuk pelaksanakan kegiatan kerumunan atau keramaian tidak ada masalah karena kita dalam posisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di posisi Level 2,” ungkap Fajar Dani yang juga Kapolres Luwu.

Dari pantauan Harian Palopo Pos, diterapkannya PPKM level 2, nampak terlihat kelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat. Saat ini sekolah-sekolah sudah melaksanakan Pembelajaran tatap muka terbatas. Pelaksanaan kegiatan perbankan berjalan seperti sediakala.

Aktivitas pemerintahan yang memberikan pelayanan publik terlaksana dengan normal tanpa adanya penerapan WFH. Pasar-pasat tradisional, mini market yang menjual kebutuhan sehari-hari nampak berjalan normal kembali.

Demikian warung penjual makanan dan minuman beraktivitas normal, demikian pula tempat-tempat ibadah nampak seperti sediakala, dan pusat keramaian seperti area lapangan Andi Djemma Belopa nampak ramai dengan aktivitas olahraga. (and/ikh)