Forum Masyarakat Baloli Kamiri Minta Kapolres Lutra Dicopot

345

*Dugaan Menyalahi SOP atas Ditembaknya Ilham Tersangka Kasus Kriminal

PALOPOPOS.CO.ID, MASAMBA-– Forum Masyarakat Baloli Kamiri Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, menggugat agar Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sunuddin dicopot dari jabatannya.

Aksi gugatan mencopot Kapolres, diduga karena anggota Reskrim Polres Lutra telah menyalahi SOP atas tertembaknya Ilham tersangka kasus kriminal.

Aksi masyarakat Baloli dilakukan di depan Monumen Masamba Affair  dan dilanjutkan ke Mapolres Luwu Utara.

Hasbudi salah satu peserta Aksi Gugat Kapolres Lutra dicopot, mengatakan bahwa telah diduga terjadi pelanggaran kewenangan yang dilakukan oknum aparat kepolisian Luwu Utara dalam melakukan penangkapan terhadap Ilham, sebagaimana dasar hukum tindakan tembak di tempat terhadap pelaku kriminal yang tertuang dalam Undang-undang Kepolisian pasal 16 ayat 1, huruf I dan Pasal 16 ayat 2, pasal 18 ayat 1, dalam KUHP diatur dalam pasal 5 ayat I huruf A Angka 4, serra perkap no 1 tahun 2009, bahwa batasan tembak di tempat adalah dengan memerhatikan prinsip legalitas, Nesesitas, proporsionalitas, kewajiban umum, prevetif, masuk akal .

Forum Masyarakat Baloli Kamiri Minta Kapolres Lutra DicopotLebih jelas lagi tembak di tempat dalam pasal 47 perkap no 8 tahun 2009 yang menyatakan bahwa kewenangan tembak di tempat hanya boleh digunakan bila benar-benar diperuntukkan untuk melindungi nyawa manusia.

Karenanya, kami masyarakat Baloli Kamiri menuntut keadilan atas tertembaknya saudara Ilham oleh aparat kepolisian di luar SOP, dengan tuntutan copot Kapolres Luwu Utara, copot kasat reskrim, tindak aparat kepolisian yang melakukan kriminalisasi kepada korban ilham. Kemudian pecat aparat yang melakukan penembakan di luar SOP kepolisian. Serta aparat yang melakukan kriminalisasi harus bertanggung jawab atas biaya penanganan Ilham di rumah sakit, serta tindak tegas pelanggar HAM.

Sementara Kasatreskrim Polres Luwu Utara,  Sulsel, AKP Amri kepada awak media mengungkap kondisi tersangka Ilham (30) yang kini menjalani perawatan pasca setelah ditembak saat penangkapan pada Sabtu (09/10/2021) malam lalu.

“Karena tersangka melakukan perlawanan dengan sajam, kami terpaksa ambil tindakan tegas dengan 5 kali tembakan, dan 4 mengenai paha dan 1 di bagian punggung karena ia membalik badan dan membungkuk karena mencoba melarikan diri,” ujar AKP Amri, Senin (11/10/2021).

Amri juga menjelaskan jika tersangka adalah pelaku untuk dua kasus. Yaitu kasus penganiayaan pada November 2020 dan kasus pembakaran pada Januari 2021.

“Tersangka adalah residivis yang sudah 4 kali lolos saat upaya penangkapan serta tindak pidana yang dilakukan selalu berhubungan dengan kekerasan terhadap barang dan orang,” lanjutnya.

Forum Masyarakat Baloli Kamiri Minta Kapolres Lutra DicopotAKP Amri memaparkan berdasarkan Peraturan Kapolri tentang penggunaan kekuatan, karena tersangka melawan maka terpaksa dilumpuhkan oleh tim Resmob hingga menjalani perawatan oleh medis di RSUD Andi Djemma.

Tersangka dijerat pasal 351 dengan ancaman 2 tahun 8 bulan dan pasal 187 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

“Kami tetap memperlakukan tersangka seperti saudara kami dan memberikan perawatan medis. Semoga cepat sembuh agar bisa kembali mengkuti proses hukum,” lanjutnya. (Junaidi Rasyid)