Wabup Torut Canangkan Sentra Tenun di Tongkonan Unnoni, Sa’dan

472

Wabup Torut Frederik V. Palimbong bersama Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Inf. Amril Hairuman Tehupelasury, Kapolres Toraja Utara AKBP. Yudha Wirajati, Wakil Ketua Dekranasda Damayanti Batti, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Toraja Utara (Torut) Arung Buntu Lipa, Sekretaris Dinas Kominfo-SP Torut Anugerah Y. R , dan pihak keluarga Tongkonan Unnoni.,Senin, 27 September 2021. –albert tinus–

PALOPOPOS.CO.ID, RANTEPAO– Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik V. Palimbong, ST mewakili Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melaksanakan Pencanangan Sentra Tenun di Tongkonan Unnoni, Dusun Buntu, Lembang Tiroallo, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara, Senin, 27 September 2021.

Dalam sambutannya, Frederik Viktor Palimbong mengatakan, pihaknya akan bicarakan dengan pihak keluarga Tongkonan Unnoni untuk mencanangkan pembangunan Sentra (rumah pertenunan).

Ini, khusus untuk pengrajin sekitar Tongkonan yang jumlahnya 60 pengrajin di satu dusun untuk menghibahkan lahan dan akan berkolaborasi dengan Pemkab Toraja Utara.

Wabup Torut Canangkan Sentra Tenun di Tongkonan Unnoni, Sa'dan

”Juga, sekaligus mendukung dan menjawab visi misi kami dalam sisi budaya dan Pemerintah Kabupaten yang juga sudah mencanangkan bahwa hari Kamis bagi seluruh ASN wajib menggunakan pakaian terbuat dari kain tenun Toraja,” ucap Wakil Bupati Toraja Utara.

Wabup Torut pun berterima kasih kepada keluarga dengan inisiatif sendiri, modal sendiri diawal membangun. ”Kita telah berkoordinasi dengan Bapak Bupati Toraja Utara, kepala Dinas Perindagkop & UMKM bahwa kita akan mendukung dan mengambil bagian serta dalam waktu dekat kita akan melaksanakan peletakan batu pertama di tempat ini,” katanya.

Rencananya, tempat ini pusat para pengrajin menenun. Sehingga wisatawan nantinya dapat melihat langsung proses menenun di lokasi ini.

Selain itu, juga akan dibangun galeri display hasil tenun. Dibantu juga pelatihan dan pemasarannya, sehingga diharap menjadi one stop shopping dan menjadi daya tarik wisatawan baru di Toraja Utara.

Sementara itu, Jackson Mari’ salah satu pihak perwakilan keluarga Tongkonan Unnoni mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Pemkab Toraja Utara.

Karena, telah memberikan perhatian dan budaya pertenunan yang awalnya memang dari tempat ini.

Menurutnya, banyak pengrajin tenun kehilangan tempat akibat tidak dimobilisasi. Banyak juga masyarakat yang kesulitan dalam menjual hasil karya tenun sehingga muncul kerinduan dari masyarakat untuk mencari wadah melanjutkan aktivitas tenun yang telah diwariskan secara turun temurun.

“Dari pihak keluarga telah menghibahkan tanah dan telah berbincang dengan bapak Wakil Bupati agar ke depan kita bisa bersinergi. Ada lahan yang telah dihibahkan kepada Pemkab Toraja Utara yang akan segera dilakukan pembangunan dengan konsep yang telah dibicarakan bersama agar bisa terealisasi segera mungkin. Sehingga, dapat membantu ekonomi masyarakat”, terang Jackson Mari’ yang tak lain pengusaha muda bidang IT yang sukses di Jakarta.

Hal senada disampaikan Stepanus Lolo Kasa. Tokoh masyarakat di Tongkonan Unnoni ini mengatakan, pihaknya menyambut baik atas dukungan dari Pemerintah.

Kehadiran pencanangan ini ekonomi ini, dapat berkembang khususnya bagi para pengrajin tenun.

Hadir dalam kegiatan pencanangan tersebut Dandim 1414 Tana Toraja Letkol Inf. Amril Hairuman Tehupelasury, Kapolres Toraja Utara AKBP. Yudha Wirajati, Wakil Ketua Dekranasda Damayanti Batti, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Toraja Utara (Torut) Arung Buntu Lipa, Sekretaris Dinas Kominfo-SP Torut Anugerah Y. R , dan pihak keluarga Tongkonan Unnoni.(albert tinus)