Sambut Maba, HMPS Tadris Matematika IAIN Palopo Math Camp

20
Suasana Math Camp yang dilaksanakan HMPS Tadris Matematika IAIN Palopo di Villa Bosowa, Latuppa, Palopo. --ft: nurul/mahasiswaiain

* Citizen Jurnalis
Nurul Azizah Ridwan
(Mahasiswa Magang II IAIN Palopo)

PALOPOPOS.CO.ID, LATUPPA– Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika Institut Agama Islam Negri Palopo (IAIN) Palopo mengadakan Math Camp (Kampung Matematika) selama tiga hari (11-13 September 2021) di Villa Bosowa, Latuppa, Palopo.

Kegiatan untuk mahasiswa baru (maba) tadris matematika. Tema yang diusung “Math Academic Motivasion Camp dalam Membangun Semangat Kekeluargaan dengan Mengedepankan Prinsip Kesamaan”.

Menurut Ketua Panitia, Nuratiqah, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 orang dari 50 mahasiswa baru. Maba yang tidak ikut Math Camp tahun ini akan diikutkan tahun depan. Karena Math Camp ini wajib untuk warga Tadris Matematika.

Tujuan Math Camp untuk saling merangkul dan bersilaturahmi sesama warga matematika. Jangan sampai nanti baru masuk tidak ada yang saling kenal, apalagi pembelajaran dilakukan secara online jadi dengan diadakannya math camp ini bisa membangun relasi sesama warga matematika.

Selama tiga hari kegiatan ini peserta Math Camp diberikan materi tentang kepemimpinan, UKT BKT, arah baru mahasiswa, kerangka pikir ilmiah, dan mahasiswa organisasi.

Tidak hanya penyampaian materi saja. Setelah diberikan materi kepada peserta, panitia juga memberikan Forum Grup Discussion (FGD) dan pendampingan. Pada pendampingan ini panitia memberitahu tentang masalah organisasi HMPS, dan ruang lingkup tadris matematika kepada peserta Math Camp.

“Harapan saya, semoga dengan kegiatan ini mahasiswa baru ataupun seluruh mahasiswa Program Studi Matematika itu mampu saling mengenal, menjaga daripada tali silaturahmi,” tutur Ketua Umum HMPS Matematika IAIN Palopo, Ikrar saat ditemui penulis.

Ketua Panitia, Nuratiqah menyampaikan, semoga kegiatan ini selalu ada dan semoga teman-teman yang lain bisa berkegitan seperti ini dimana tujuannya. “Kita saling merangkul, menjaga silaturahmi jangan sampai kita merusak tali silaturahmi hanya karna tanpa bertemu,” ungkapnya.

“Semoga teman-teman yang lain tetap menjaga silaturahminya”, Secara virtual juga bisa, tapi kalau bertemu langsung bisa kenapa tidak jelas Nuratiqah.

Terakhir Nuratiqah juga berpesan kepada mahasiswa baru tadris matematika, tetap semangat belajar tanamkan pada dirinya bahwa tidak ada yang sia-sia ikut dalam kegiatan seperti ini, pengetahuan bisa bertambah dari bangku SMA menuju bangku perkuliaan itukan sangat berbeda, jadi tujuannya bisa memotivasi dan bisa mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. (ikh)