Rutan Masamba Gagalkan Penyelundupan Narkotika, Ini Profesi yang Bawa

366

BARANG bukti yang berhasil digagalkan di Rutan Masamba. –mahmuddin–

PALOPOPOS.CO.ID, MASAMBA— Petugas Penjaga Pintu Utama (P2U) Rutan Masamba kembali menggagalkan upaya penyelundupan paket narkoba ke dalam rutan.

Kejadian ini terjadi Kamis, 16 September 2021. Ini berawal pukul 11.45 Wita dimana seorang pria yang juga tukang ojek menitip barang titipan berupa makanan ringan untuk salah satu warga binaan rutan Masamba.

Saat dilakukan pemeriksaan atas barang yang dibawa diduga terdapat narkotika berupa sabu, tembakau Sintetis, dan obat-obatan.

Rutan Masamba Gagalkan Penyelundupan Narkotika, Ini Profesi yang Bawa

Selanjutnya, petugas P2U melaporkan kepada Plh. Ka.KPR dan Kepala Rutan.

Karutan Masamba langsung berkoordinasi dengan Polres Luwu Utara terkait kejadian tersebut.

Diketahui seorang pria berinisial J yang berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan menerima barang titipan dari seorang sopir angkutan umum jenis Phanter berwarna hitam untuk diantarkan ke Rutan Masamba untuk warga binaan berinisial AAR.

“Saya nongkrong di pangkalan Pak. Baru ada mobil Phanter hitam dari arah Luwu Timur singgah dan memberikan barang untuk diantar ke rutan. Namanya tertulis di kantongan Pak. Saya tidak tahu apa–apa Pak,“ ungkap tukang ojek Tersebut.

Lebih lanjut Satuan Reserse Narkoba Polres Luwu Utara melakukan pengembangan dengan meminta keterangan AAR dan J beserta barang bukti terkait kronologi dan keterkaitannya.

Selain itu Karutan Masamba menyampaikan keseriusan petugas Rutan Masamba dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan penyelundupan narkotika dalam rutan.

“Hari ini petugas kami kembali menggagalkan upaya penyeludupan narkoba kedalam rutan, dimana diketahui petugas P2U kami melakukan pemeriksaan barang titipan yang diantar oleh seorang tukang ojek setelah dilakukan pemeriksaan ditemukan paket yang diduga narkoba didalam Bungkusan Gery Wafer.
Hal tersebut merupakan komitmen kami dalam mencegah upaya penyeludupan narkoba ke dalam rutan,” ujar Iskandar Djamil dalam keterangannya.(mahmuddin)