Memprihatinkan, Jalan Tani di Suli Pantai Perlu Jembatan Penghubung

13
Tampak jembatan yang dirakit dari bambu, benar-benar butuh perhatian Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang untuk dibuatkan jembatan yang bisa digunakan mengangkut saprodi petambak. Jembatan ini menghubungkan Suli Pantai dan Desa Murante, Kec. Suli. --ft: istimewa

PALOPOPOS.CO.ID, SULI– Jalan tani yang menghubungkan Suli Pantai dengan Desa Murante, Kec. Suli, Luwu, telah rusak. Kini, jembatan yang selama ini dimanfaatkan petambak itu, hanya dihubungkan dengan titian bambu yang dirakit.

Padahal sejauh mata memandang sepanjang jalan tani yang kiri kanannya terlihat hamparan tambak sejauh yang kira-kira panjang jalannya tujuh kilometer, sudah memenuhi syarat naik motor. Bahkan kalau jembatan bagus, bisa dilalui mobil pikap dengan tonase satu ton.

Namun ada sungai pemisah lokasi. Dan sungai inilah memerlukan jembatan sehingga mobilitas petani tambak, bandeng, dan kepiting di lokasi itu bisa lebih lancar.

Dengan hanya jembatan bambu yang dirakit, pengangkutan sarana produksi seperti bibit,pupuk, bahkan hasil empang sulit dilakukan. Karena kedua lokasi yang dipisahkan dengan sungai itu hanya dihubungkan jembatan bambu.

”Jika sekiranya ada jembatan, maka produksi tambak bisa meningkat karena bisa gunakan sarana angkut untuk pengangkutan barang dan hasil panen,” kata sejumlah warga yang ditemui dalam satu acara penyuluhan pupuk di lokasi tersebut, Sabtu, 18 September 2021.

”Kita harapkan ada perhatian dari pemerintah, dalam hal ini Pemkab Luwu, jika memang mau membantu mensejahterakan petani tambak,”kata Misterjeng, salah satu warga yang memiliki tambak empat hektar lebih.

Lanjut dia, sungai pemisah itu butuh jembatan kurang lebih 30 meter. Tapi bila dilakukan pengerasan kiri dan kanan tempat dudukan ujung jembatan bisa hanya sekira 20 meter saja panjangnya.

Di jalan tani itu pada aliran sungai lainnya, sebenarnya sudah ada jembatan kayu yang selama ini digunakan warga. Sayangnya jembatan itu sudah lapuk kayunya, bahkan ada yang patah. Jika warga naik motor dan kurang hati-hati, bisa terperosok. ”Jadi juga butuh perhatian Pemkab,” kata warga.

Bila dua sungai yang membatasi jalan tani dari Suli Pantai ke Murante, jembatannya dikerja dengan baik, maka bukan tidak mungkin, produksi tambak petani bisa meningkat. Sebab lancar distribusi barang, terutama sarana produksi tambak dan hasil tambak berupa rumput laut dan lainnya.

Karenanya, warga berharap Pemkab memberi perhatian khusus untuk membangun dua jembatan penghubung itu sehingga petani tambak bisa bekerja maksimal dalam meningkatkan produksi tambak. (ikhwan ibrahim)