Komandan KKB Elly M Bidana yang Tewaskan dan Lukai Suster Asal Toraja Ditembak Mati

268
Ilustrasi, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri.Pemerintah sudah resmi melabeli KKB Papua sebagai teroris. --JPNN--

PALOPOPOS.CO.ID, JAKARTA--Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terus melancarkan aksinya, mendapat aksi belasan dari tim gabungan TNI-Polri.

Pimpinan KKB Elly M Bidana berhasil ditembak mati dalam oleh tim gabungan TNI-Polri dalam operasi penyerangan ke Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jumat (17/9).

Menurut Kabid Humas Polda Kombes Ahmad Mustofa Kamal, Elly M Bidana merupakan komandan operasi KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata).

Kamal menyebut tim gabungan TNI-Polri sengaja menyerbu Distrik Kiwirok setelah KKB sebelumnya melakukan aksi teror di sana.

KKB pimpinan Lamek Taplo itu telah pembakaran dan pembunuhan tenaga kesehatan (nakes) di distrik tersebut.

“Saat melakukan penelusuran, pasukan gabungan TNI-Polri mendapat tembakan dari KKB pimpinan Lamek Taplo,” kata Kamal dalam siaran persnya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/9).

Dia menjelaskan ketika pasukan gabungan TNI-Polri langsung membalas serangan tersebut, sehingga baku tembak pun tak bisa dihindarkan.

Kombes Kamal menyebut dalam baku tembak itu, satu anggota KKB tewas, sedangkan dua orang lainnya mengalami terluka.

Anggota KKB yang tewas itu menurut dia atas nama Elly M Bidana yang mengeklaim diri sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel pimpinan Lamek Taplo.

Selain menewaskan komandan KKB itu, baku tembak itu membuat dua anggota KKB lainnya terluka dan

Setelah itu, KKB tersebut langsung mundur dan membawa ketiga anggota mereka yang tewas dan terluka.

Kombes Kamal lantas membeber fakta mengerikan mengenai aksi yang dilakukan KKB pimpinan Lamek Taplo di Distrik Kiwirok, Senin (14/9) lalu.

Ketika itu mereka membakar sejumlah fasilitas umum berupa sekolah, rumah warga, kantor distrik, bank, dan puskesmas.

KKB juga beberapa kali melakukan aksi kekerasan di beberapa distrik terjauh di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Tak hanya itu, kata Kamal, KKB Papua juga menyerang petugas kesehatan setempat dan ada yang diperkosa.

“KKB kemudian membakar sejumlah fasilitas publik. Lima tenaga kesehatan yang bertugas di puskesmas Kiwirok terluka karena diserang KKB,” tandas Kombes Kamal. (cuy/fat/jpnn)