Wabup Torut Buka Pelaksanaan Vaksin 30 Ribu Dosis, Ini Sasarannya

118

Wabup Torut Frederik V. Palimbong bersama Ketua BPS Gereja Toraja Pdt. Musa Salusu, Koordinator CCGT Pdt.Alfred Anggui ,dr. Yaim Panggalo ,Habel Pongaibidang dan Sutrisno Kepsek SMA Kristen Rantepao, Selasa, 14 September 2021. –albert tinus–PALOPOPOS.CO.ID,RANTEPAO– Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong bersama Crisis Centre Gereja Toraja membuka secara resmi vaksinasi Covid 19 untuk 30 ribu dosis vaksin kepada pelajar dan mahasiswa.

Launching vaksinasi ini dilaksanakan crisis centre Gereja Toraja di Tongkonan sangulele Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja ,dihadiri Ketua BPS Gereja Toraja Pdt.Musa Salusu  dan Habel Pongsibidang selaku senior GMKI, Selasa, 14 September 2021.

Wabup Torut Usai membuka vaksinasi untuk pelajar dan mahasiswa mengatakan terima kasih kepada Crisis Centre Gereja Toraja melalui RS.Elim Rantepao ,yang mengupayakan mendatangkan 30 ribu dosis vaksin yang sasarannya untuk pelajar dan mahasiswa.

“Ini kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah dan segenap komponen masyarakat dalam hal ini crisis centre ,sudah menunjukkan kontribusi yang sangat besar dan sangat signifikan , pertama saat mereka menyediakan tempat isolasi mandiri di Tangmentoe dan kedua jumlah 30 ribu vaksin ini yang luar biasa .inilah vaksin paling besar yang pernah disuplay ke Toraja Utara selama ini .Beber Wabup Torut.

Wabup juga berharap dengan 30 ribu dosis vaksin ini semua pelajar dan mahasiswa di Toraja Utara sudah di vaksin pertama dan tentu ada vaksin yang kedua.

“Vaksin 3.000 vial atau 30 ribu dosis targetnya akan vaksin 30 ribu pelajar dan mahasiswa di Toraja Utara ,selanjutnya akan dilanjutkan di masing-masing Puskesmas untuk vaksin Pelajar dan dan targetnya dua minggu vaksin ini habis lalu dilanjutkan vaksin tahap ke dua,” kunci Bro Dedy Wabup Torut.

Sementara itu, Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui , terkait launching 30 ribu vaksin untuk pelajar dan mahasiswa mengatakan vaksin sebanyak 30 ribu dosis hari ini untuk pelajar dan mahasiswa adalah satu bentuk perhatian kita untuk mendukung upaya pemerintah daerah mempercepat vaksinasi kepada masyarakat Toraja Utara.

“Kemarin tingkat vaksinasi kita masih dibawah sekali jadi Crisis Centre Gereja Toraja. Kami langsung komunikasi dengan Pak Menteri Kesehatan, melalui Chat WA pribadi langsung ke beliau dan teman-teman senior GMKI membantu untuk berkomunikasi langsung ke jakarta dan syukur tadi malam kita terima vaksin itu sebanyak 30 ribu dosis itu sudah ada surat resmi. Dan kita diberikan waktu dari Pak Dirjen dua Pekan beliau janji akan tambah lagi setelah kita selesaikan vaksinasi dalam dua minggu ini,” terang Pdt. Alfred Anggui.

Masih kata Pdt. Alfred Anggui ,selain itu saat ini kami juga telah berkomunikasi dengan Himpunan Pengusaha Mall ,lagi-lagi kerjasama dengan Crisis Centre gereja Toraja (CCGT) dan juga Pemerintah Daerah kita juga mendapatkan 30 ribu dosis vaksin untuk pelaku UMKM.

“Lagi-lagi kita upayakan semua sektor pendidikan ,ekonomi bisa bergerak, ini konsen Gereja betul-betul ya karena kita tidak boleh abai. Kenapa kami membuka tempat isolasi mandiri karena Pak Presiden Jokowi, dalam acara pray from home dengan Menteri Agama ,Pak Presiden minta betul-betul semua elemen Gereja terlibat,” pungkas Koordinator Crisis Centre Gereja Toraja, Pdt. Alfred Anggui.

Tenaga kesehatan dari RS. Elim Rantepao dipimpin langsung Dirut RS. Elim Rantepao dr. Adrian didampingi Manager Medis dan Keperawatan dr.Yain Panggalo serta perawat yang melaksanakan vaksinasi sebanyak 20 orang dan dokter 5 orang

Tahap awal launching 30 ribu dosis Vaksin sebanyak 200 pelajar dan mahasiswa di vaksin terdiri dari siswa pelajar SMA Kristen Rantepao sebanyak 100 peserta , dan Mahasiswa UKI Toraja sebanyak 100 orang .(albert tinus)