HMD Narasumber Workshop Digital Marketing

123
Anggota DPRD Sulsel, Dr H Husmaruddin (tengah) tampil sebagai narasumber Workshop Digital Marketing di Hotel Belia, Belopa, Sabtu, 28 Agustus 2021. Tampak pula Wakil Ketua DPRD Luwu Zulkifli (kiri) dan Kajari Luwu Erny Veronica Maramba (kanan). --ft: istimewa

* Pemprov Siapkan Bantuan Usaha Rp150 Miliar

PALOPOPOS.CO.ID, BELOPA– Pemerintah Provinsi Sulsel menyiapkan bantuan usaha produktif dan koperasi. Sayangnya, sangat sedikit koperasi yang sehat di Kab. Luwu.

“Salah satu syarat mendapat bantuan tersebut yakni kelembagaan koperasi sangat sedikit yang sehat,” terang Anggota DPRD Sulsel, Dr H Husmaruddin SE MM saat tampil sebagai narasumber Workshop Digital Marketing untuk Penguatan Pelaku UMKM Luwu Terdampak Covid-19 di Hotel Belia, Belopa, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Disamping itu, juga tersedia dana pinjaman usaha secara nasional sampai Rp204 triliun. Sayangnya lagi, susah terserap di Luwu karena jiwa usaha yang lemah.

“Yang penting kita dorong masyarakat Luwu meningkatkan semangat usaha produktif. Sekarang banyak bantuan misalnya Banpres (Bantuan Presiden), bantuan usaha produktif, dan bantuan koperasi,” terang politisi PAN bertagline HMD Anak Desa.

Untuk diketahui, Pemuda Muhammadiyah bekerjasama dengan PT Pegadaian mengadakan Workshop Digital Marketing untuk Penguatan Pelaku UMKM Luwu Terdampak Covid-19 di Hotel Belia, Belopa, Sabtu, 28 Agustus 2021. Kegiatan ini dibuka Sekda Luwu, Drs H Sulaiman.

HMD Narasumber Workshop Digital Marketing
Para narasumber foto bersama dengan latar belakang peserta Workshop Digital Marketing.
–ft: istimewa


Panitia menghadirkan empat narasumber yakni anggota DPRD Sulsel Dr H Husmaruddin, Wakil Ketua DPRD Luwu Zulkifli ST MSi, Kajari Luwu Erny Veronica Maramba SH MHum, dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian Andi Fatahillah.

Sementara peserta sekira 30 orang dari berbagai perwakilan desa dan pelaku UMKM Luwu.

Dr H Husmaruddin (HMD) pada kesempatan ini membakan materi “Digital Marketing, Semangat Wirausaha, Tantangan dan Peluang UMKM dan Kebijakan PEN di Era Covid-19

Legislator Sulsel asal Dapil Luwu Raya ini, mengapresiasi Pemuda Muhamadiyah melaksanakan pembekalan pelaku UMKM di Luwu. Karena dalam menyambut era globalisasi, sangat diperlukan pemahaman digital bisnis.

“Jangan sampai masyarakat, terkhusus generasi muda akan menjadi bagi pelaku usaha kelak, gagal memahami sistem teknologi yang akan menjadi penting di era globalisasi,” kata politisi PAN ini.

Lanjut HMD, perekonomian yang dihadapi saat ini baik tingkat nasional maupun diluar negeri, mengalami kelesuan akibat pandemi Covid-19 yang melanda dalam setahun terakhir ini.

“Kami berharap dan mengajak untuk membantu pemerintah Indonesia dan daerah dengan memanfaatkan digital sistem bisnis,” tandasnya.

Wakil Ketua II DPRD Luwu, Zulkiflin yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah mengungkapan, kegiatan ini ibarat menyebarkan virus kebaikan yang sifatnya bisa hidup bersama, berkumpul, dan gerakan bersama.

Begitu juga virus kebaikan yang berupa entrepreneurship, bentuknya berupa semangat dan memberikan motivasi untuk disebarkan dan diteladani oleh generasi muda.

Zulkifli sangat menyadari dengan pandemi ini sangat menggerogoti sektor ekonomi khususnya UMKM. Oleh sebab itu Pemuda Muhammadiyah menyadari bahwa pemulihan ekonomi bukan hanya tanggung jawab pemerintah akan tetapi juga tanggung jawab moril bagi ormas dan organisasi kepemudaan untuk bersama membawa daerah ini lebih baik dan selalu hadir untuk memberikan semangat dan spirit bagi para pelaku usaha UMKM.

Sebelumnya, Ketua Panitai, Azis Arifuddin mengungkapkan, sebenarnya antusias para UMKM banyak yang ingin mengikuti kegiatan ini. Tetapi dibatasi karena kondisi pandemi Covid-19. (ikh)