Waspada Klaster Keluarga

160
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Dr dr HM Ishaq Iskandar, M.Kes

*Kasus Aktif COVID-19 Capai 101 Orang

TOMPOTIKKA – Kasus Covid-19 di Kota Palopo terus mengalami penambahan. Data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo menyebutkan saat ini, jumlah total pasien aktif mencapai 101 kasus. Dimana paling banyak melakukan isolasi mandiri di rumah sebanyak 56 orang, isolasi di Hotel Kamanre 11 orang, dan dirawat di RS sebanyak 34 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Dr dr HM Ishaq Iskandar, M.Kes mengatakan, pasien positif aktif Covid-19 di Palopo saat ini 101 orang.

Dr Ishaq menyebutkan, Senin 12 Juli 2021 ada satu orang paisen Covid-19 meninggal dunia di RSUD dr Palemmai Tandi. Pasien tersebut sudah menjalani swab antigen dan positif serta didukung pemeriksaan radiologi.

”Pasien itu baru dari Makassar mengunjungi keluarganya yang sakit dan meninggal dan menularkan kepada keluarganya. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar berhati-hati bila ada keluarga yang positif atau mengarah ke Covid-19 agar diserahkan kepada petugas untuk merawatnya dan menghindari kontak langsung atau berkumpul menjaga pasien tersebut,” jelas dr Ishaq seraya meminta warga untuk mewaspadai klater keluarga.
Sementara itu, pasien Covid-19 ini sudah tersebar di sembilan kecamatan di Kota Palopo.

Dengan rincian Kecamatan Wara 22 orang, Kecamatan Wara Utara 11 orang, Kecamatan Wara Selatan 9 orang. Kemudian Kecamatan Wara Barat 6 orang, Kecamatan Wara Timur 25 orang, Kecamatan Mungkajang 2 orang. Kecamatan Sendana 2 orang, Kecamatan Telluwanua 5 orang, dan Kecamatan Bara 19 orang. Seiring terus bertambahnya jumlah pasien positif, Palopo juga saat ini berstatus Zona Oranye.

Satgas Covid-19 pun berupaya memaksimalkan pencegahan. Bagi warga yang datang dari luar Sulawesi, langsung dilakukan pemantauan dan Swab test.
Juga warga selalu diminta untuk waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Termasuk 5 M yaitu, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menghindari mobilitas.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palopo juga saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. PPKM di Palopo berlaku dari tanggal 3 Juli 2021 sampai 17 Juli 2021. Hal ini dilakukan demi mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Sementara itu, data sari Satgas Covid-19 Kota Palopo, jumlah keseluruhan warga yang telah terkonfirmasi positif Covid sebanyak 1.543 orang. Dari angka tersebut, jumlah pasien yang telah sembuh sebanyak 1.376 orang. Sedangkan jumlah pasien meninggal dunia sebanyak 57 orang. (rhm)