Target Dilalui Agustus, Jembatan Mobil di Battang Barat Rampung

873
JALUR MOBIL. Para pekerja Jembatan di Battang Barat saat melakukan erection rangka jembatan. Target Agustus rampung dan bisa dilalui segera. IST

* Tonase Maksimal 10 Ton

PALOPO — Tak lama lagi kendaraan roda empat sudah bisa tembus ke Toraja melalui poros Palopo-Rantepao di Kelurahan Battang Barat, Kecamatan Wara Barat kembali. Pasalnya, jembatan rangka baja sementara proses pengerjaan, dimana letaknya di bawah jembatan gantung khusus roda dua atau motor.

PPK 2.1 PJN Wilayah II Sulsel, Wido Kharisma kepada Palopo Pos, Rabu 14 Juli 2021 mengatakan, jembatan rangka baja ini panjangnya 100 meter dan lebar lalu lintas 7 meter.

Progres pengerjaan jembatan yang dimulai sejak Desember 2020 lalu hingga saat ini telah mencapai 82 persen.
Wido menjelaskan, maksimal berat kendaraan yang bisa dilalui jembatan ini yakni 10 ton.

”Maksimal berat kendaraan itu 10 ton. Dan target rampungnya pengerjaan jembatan itu Agustus 2021 mendatang. Semoga cuaca bersahabat sehingga pengerjaan jembatan bisa selesai sesuai target,” jelas Wido kemarin.

Sementara itu, Pimpinan Proyek PT Aphasko Utama Jaya, Zulkarnain, ST mengatakan saat ini pekerja tengah melakukan erection rangka jembatan rangka baja yang menelan anggaran Rp31.767.199.361,80.

Zulkarnain menjelaskan, saat ini pekerja yang dipekerjakan pada proyek jembatan ini berjumlah 30 orang. Dimana untuk pekerjaan erection 11 orang, pekerjaan pasangan batu 9 orang, dan pekerjaan pembesian dan pengecoran 8 orang.

”Saat ini pekerja masih melakukan erection rangka jembatan,” jelasnya.
Menurutnya, sesuai dengan target jembatan gantung sudah bisa dilalui Agustus mendatang.

”Semoga tak ada kendala di lapangan, jembatan sudah bisa dilalui kendaraan roda empat maksimal 10 ton,” sebutnya.
”Kami optimis capai target, mohon doa masyarakat, agar tak ada kendala di lapangan,” harapnya.

Diketahui, pascalongosor yang terjadi tahun 2019 lalu, akses kendaraan dari dan ke Palopo terputus selama setahun lebih.

Pada tahun 2020, baru jembatan penghubung khusus motor yang selesai dikerjakan. Tahun ini, khusus mobil dan diharapkan Agustus sudah bisa dilalui. Lantaran, untuk mobil dari dan ke Palopo selama ini, harus jauh memutar lewat Sidrap atau lewat jalan ekstrem di daerah Batusitanduk-Rantepao. (rhm/idr)