Senior Manajer PT Vale Apresiasi Webinar I La Galigo

67
Wali Kota Palopo, HM Judas Amir didampingi Pemegang Adat Pancai Pao Kedatuan Luwu, Perwakilan PT Vale menyerahkan cinderamata kepada perwakilan PT Vale yang menghadiri Webinar kebudayaan I La Galigo di Ruang Pertemuan Ratona Wali Kota Palopo, Sabtu, 17 Juli 2021. --ft: istimewa

PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO– Webinar Kebudayaan I La Galigo yang dilaksanakan Adat Pancai Pao Kedatuan Luwu mendapat apresiasi dari Senior Manager Stakeholder Relation PT Vale, Yusri Yunus. Itu ditandai pemberian cenderamata kepada Wali Kota Palopo dan Pemegang Adat Pancai Pao, Abidin Arief To Pallawarukka SH.

Abidin kepada Palopo Pos, Rabu, 21 Juli 2021 mengatakan, kesuksesan kegiatan webinar yang dilaksanakan Adat Pancai Pao selaku penyelenggara kegiatan, tidak terlepas dari dukungan Pemprov Sulsel, Pemkot/Pemkab se Luwu Raya, serta PT Vale yang ikut mengambil peran penting dalam kegiatan ini.

Senior Manajer PT Vale Apresiasi Webinar I La Galigo
Senior Manager Stakeholder Relation PT Vale, Yusri Yunus menyerahkan cinderamata kepada Pemegang
Adat Pancai Pao, Abidin Arief To Pallawarukka SH selaku penanggung jawab Webinar kebudayaan I La
Galigo
–ft: istimewa

Sehingga kehadiran pihak management PT Vale, menerima cenderamata dari Adat Pancai Pao yang diserahkan langsung melalui Wali Kota Drs HM Judas Amir MH yang didampingi Abidin Arief selaku Pemegang Mandat Adat Pancai Pao.

Pihak PT Vale juga menerima cendera mata yang diberi langsung Wali Kota sebagai bukti komitmen PT Vale bersama Pemprov Sulsel dan Pemkab/Pemkot se Luwu Raya untuk selalu menjaga pelestarian budaya.

Selain Wali Kota, pihak PT Vale juga memberikan cenderamata kepada Pancai Pao sebagai wujud apresiasi yag tinggi, telah mampu mengangkat tema yang azas manfaatnnya besar untuk budaya Luwu Raya, terkhusus untuk kaum milenial yang menjadi penerus kebudayaan.

”Tak hanya itu, Yusri juga menyampaikan komitmennya agar kita tetap bersama saling menjaga budaya. Karena budaya merupakan jati diri, juga sebagai kekayaan bangsa yang menjadi peninggalan leluhur untuk dipelihara secara turun temurun, sepanjang tidak bertentangan pada aturan perundang-undangan, terlebih pada aturan agama,” tandas Abidin.

Sekedar diketahui, kegiatan webinar Kebudayaan I La Galigo yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Wali Kota Palopo pada Sabtu, 17 Juli 2021, diikuti sekira 500 peserta se nusantara. Bahkan ada peserta dari Malaysia, Brunei, serta Belanda.

Sehingga Pemegang Mandat Adat Pancai Pao sebagai penanggung jawab kegiatan, dianggap sukses melakukan webinar secara offline dan online di tengah pandemi Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat,

”Utamannya kaum milenial serta dari kalangan pendidik SD, SMP, SMA, sangat menginginkan hal itu dapat terwujud sebagai muatan kurikulum lokal,” tandasnya. (ikh)