Rumor Siswa di Palopo Wajib Swab Test, Kadis Pendidikan: Itu tak Benar!

252
--ilustrasi--

PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO-– Beredar kabar di kalangan para orang tua siswa bahwa belajar tatap muka akan dilakukan dan mewajibkan setiap anak melakukan swab test sebelum sekolah. Hal ini membuat orang tua resah dikarenakan biaya swab test nantinya ditanggung orang tua siswa sendiri.

Marhani, salah seorang orang tua siswa SDN 1 Lalebbata kepada Palopo Pos, Minggu 18 Juli 2021 mengatakan, jika itu memang benar, maka para orang tua tentu saja resah karena biaya Swab Test tidaklah murah.

”Kalau itu memang benar terjadi, kami orang tua siswa tentu sangat keberatan. Biaya swab test itu mahal, kami mau ambil uang dari mana,” katanya.

Dikabarkan, biaya swab tes per siswa Rp250 ribu. Jika satu orang memiliki tiga anak sekolah, maka harus menyiapkan daan Rp750 ribu. ”Memberatkan sekali,” kata Suaib, warga Kecamatan Wara Timur.
Menjawab keresahan orang tua siswa tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palopo, Syahruddin, SPd MM dengan menyatakan, hal tersebut tidaklah benar.

”Tak ada seperti itu. Dimana dapat informasi kalau siswa wajib swab test. Pembelajaran tatap muka saja belum kami lakukan, karena masih pandemi. Saat ini, sekolah masih melakukan pembelajaran secara online, belum ada yang offline atau tatap muka,” tegas Syahruddin.

Hal senada diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Dr dr HM Ishaq Iskandar, M.Kes. Dirinya menegaskan belum mendapatkan informasi tersebut. ”Belum ada informasi mengenai itu,” tandasnya. (rachmy yusuf)