Reskrim Jadwalkan Pemanggilan Korban dan Pelapor

298
Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar

* Terkait Dugaan Pencurian Listrik yang Melibatkan Anggota Dewan

PALOPO — Aduan dugaan pencurian listrik yang diduga melibatkan oknum pimpinan DPRD Kota Palopo, akan segera ditindaklanjuti Reskrim Polres Palopo.

Reskrim akan mengagendakan pemanggilan terlebih dahulu kepada pihak korban (PLN Ranting Palopo) dan pihak pelapor (Ahmad LSM Progress Makassar).

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Andi Aris Abubakar kepada Palopo Pos, Kamis 15 Juli 2021, mengungkapkan, akan segera melakukan pengambilan keterangan dari pihak korban dan pihak yang memasukan surat aduan tersebut.

Perwira polisi tiga balok yang ditemui, seusai menghadiri sertijab lima perwira Polres Palopo, menyebutkan saat ini aduan tersebut telah ditindak lanjut oleh jajarannya.

“Sudah kita terima dan rencananya, kami akan memanggil pihak korban. Dalam hal ini pihak korban yang dirugikan ialah PLN,” sebut Andi Aris.
Pihak PLN sendiri mengenai pencurian listrik tersebut, seperti yang telah sering dumuat dalam berita sebelumnya, Kepala cabang PLN Kota Palopo, Ramadoni yang ditemui awak media menyebutkan, bahwa kasus dugaan pencurian listrik tersebut tidak dipermasalahkan lagi karena sudah ada dua warga Kelurahan Peta mendatangi kantor PLN di Jl. Veteran, Kota Palopo dan mengakui merekalah yang melakukan tindakan pencurian listrik. Oleh pihak PLN Ranting Palopo juga mengenakan denda sebesar Rp11 juta dan telah dibayar.

“Sudah ada warga yang mengakui pelanggaran pencurian listrik tersebut dan telah mengakui perbuatannya. Kemudian warga tersebut telah minta maaf atas perbuatannya. Selain itu, warga tersebut pula juga siap menerima sanksi atas perbuatannya itu, berupa denda kurang lebih Rp11 juta. Setelah denda tersebut, untuk PLN sendiri tidak lagi mempermasalahkan kejadian pencurian listrik tersebut,” kata Doni saat itu.

Sementara itu, Ahmad, yang memasukkan surat aduan tersebut ke Polres Palopo 8 Juli lalu, melalui via telepon memberi informasi kepada Palopo Pos bahwa ia akan menghadiri panggilan dari Unit Reskrim untuk dimintai keterangan soal aduannya tersebut.

“Besok (hari ini) saya akan hadiri panggilan Polres Palopo untuk dimintai keterangan soal aduan saya itu, dan saya pastinya saya akan hadir memberi keterangan,” kata Ahmad melalui sambungan telephone. (cr1/idr)