PPKM Resmi Berlaku Jam Operasional Toko dan Rumah Makan sampai Pukul 20.00 Wita

63
Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang

BELOPA— Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang reami memberlakukan pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Luwu. Itu berdasarkan Surat Edaran (SE) No. 035/Satgas-C19/VII/2021 yang diteken pada 5 Juli 2021.

”Pengetatan PPKM ini dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Juga untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan (Protkes) dalam kebiasaan baru bagi terciptanya kehidupan yang produktif dan aman dari Covid-19,” jelas Bupati Basmin selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Luwu dalam surat edarannya yang beredar di grup WhatsApp, Rabu, 7 Juli 2021 kemarin.

Untuk meningkatan disiplin masyarakat menerapkan pelaksanaan PPKM secara mikro, Satgas mengambil 12 langkah antisipasi. Di antaranya, jam operasional pertokoan dan rumah makan (kedai, warkop, cafe, dan lainnya) sampai pukul 20.00 Wita.

Perkantoran agar menerapkan 50 persen kehadiran pegawai dan sisanya melaksanakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Untuk pesta penikahan, undangan yang hadir dibatasi maksimal 30 orang secara bergantian dan konsumsi disajikan dalam kotak serta tetap menerapkan Protkes yang ketat. (lengkapnya lihat tabel).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Luwu, Ahyar Kasim SH MH yang dikonfirmasi Palopo Pos, Rabu, 7 Juli 2021, membenarkan pemberlakukan PPKM tersebut. ”Kami juga sudah terima surat ini (SE Bupati Luwu No. 035/Satgas-C19/VII/2021),” sebutnya. (fan/ikh)

12 Langkah Antisipasi Covid-19

1. Mengoptimalkan Posko Covid-19 di tingkat desa/kelurahan.
2. Melaksanakan operasi yustisi gabungan (Polri, TNI, Satpol-PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan)
3. Kegiatan pasar diperketat hanya untuk pembeli dan penjual lokal. Bagi pedagangan dari luar daerah, harus menunjukkan hasil rapid antigen per hari itu dan jika tidak maka akan dilakukan swab rapid antigen oleh petugas.
4. Tempat peribadatan agar memperketat pelaksanan protokol kesehatan.
5. Perkantoran agar menerapkan 50% kehadiran pegawai dan sisanya melaksanakan kerja dari rumah atau WFH.
6. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan pengaturan teknis dari Kemenristek-Dikti.
7. Jam operasional pertokoan dan rumah makan (kedai, warkop, cafe, dan lainnya) sampai pukul 20.00 Wita
8. Untuk apotik dan toko obat dapat buka sampai 24 jam.
9. Tidak diizinkan melakukan kegiatan yang dapat mengumpulkan massa, dan untuk pesta penikahan, undangan yang hadir dibatasi maksimal 30 orang secara bergantian dan konsumsi disajikan dalam kotak serta tetap menerapkan Protkes yang ketat.
10. Transportasi umum diberlakukan dengan pengaturan maksimal 70 persen dari kapasitas.
11. Melakukan pembatasan penggunaan AC.
12. Surat edaran ini berlaku mulai tanggal 6 Juli 2021.

* Sumber: SE Bupati Luwu No. 035/Satgas-C19/VII/2021 tanggal 5 Juli 2021. (*)