Pemda Torut Terapkan Pembatasan Jam Operasional Tempat Usaha

397
Plt. Kasat Satpol PP Toraja Utara, Riantho Yusuf S saat sosialisasi tentang pembatasan jam operasional tempat usaha, Minggu, 11 Juli 2021. --ft: albert/palopopos

PALOPOPOS.CO.ID,RANTEPAO– Menindak lanjuti surat edaran Bupati Toraja Utara Nomor 1.282/VII/2021 tanggal 9 Juli 2021 tentang pemberlakuan jam operasional tempat uaaha, maka melalui gugus tugas satgas Covid 19 Toraja Utara, Satpol PP melakukan Sosialisasi dibeberapa titik di Kota Rantepao, Pasar Bolu, hingga ke cafe-cafe, Minggu, 11 Juli 2021.

Saat ini di Toraja Utara, kasus dan laju pandemi covid 19 yang terjadi semakin meningkat. Dimana saat ini korban positif covid 19 di Toraja Utara berjumlah 719 orang, meninggal 37 orang. Terakhir Sabtu, 10 Juli 2021, dua warga Torut dimakamkan serta ratusan yang sakit terpapar dirawat di rumah sakit. Dan puluhan lainnya malakukan isolasi mandiri (Isoma)

Sosialisasi tersebut dipimpin Plt. Kasat Satpol-PP Torut, Riantho Yusuf S bersama Satuan Bidang Penindakan Satpol PP Toraja Utara. Mereka berpatroli untuk mensosialisasikan jadwal penutupan toko kelontongan, toko moderen, kios, warung makan, dan cafe wajib tutup jam 18:00 wita mulai hari ini, Senin, 12 Juli 2021. Apabila ditemukan masih ada yang buka, akan ada sanksi bagi mereka.

Riatho Yusuf usai melaksanakan sosialisasi kepada para awak media mengatakan, kegiatan dari sore hingga malam pukul 22:00 wita, adalah kegiatan sosialisasi terakhir kepada seluruh masyarakat Toraja Utara tentang edaran Bupati Toraja Utara mengenai jam operasional tempat usaha.
Pemda Torut Terapkan Pembatasan Jam Operasional Tempat Usaha
“Kami menyampaikan kepada masyarakat bahwa jam operasional di Rantepao dan seluruh Toraja Utara adalah dari jam enam pagi hingga jam enam sore. Kenapa hal ini dilakukan karena kondisi Toraja Utara yang terpapar Covid semakin meningkat dari hari ke hari. Mudah-mudahan dengan edaran ini masyarakat bisa sadar sehinggah melaksanakan protokol keaehatan dan membatasi kegiatan diluar rumah untuk menurunkan tingkat keterpaparan masyarkat Toraja Utara,” jelasnya.

Apabila masyarakat tidak mematuhi aturan edaran Bupati Toraja Utara, maka akan diberikan sanksi administrasi kepada pelaku-pelaku usaha. Dan tindakan keras seperti tahun lalu dengan melakukan penyiraman air terhadap tempat-tempat usaha yang belum tutup pada saat selesai jam ooerasional maupun kepada masyarakat yang tidak memakai masker jika beraktivitas di luar rumah.

Untuk diketahui bersama bahwa pembatasan mulai hari ini diberlakukan. Dimana untuk belajar secara tatap muka di sekolah dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA ditiadakan tau ditunda untuk sementara. Dan melakukan pembelajaran secara daring.

Seluruh kegiatan perekonomian sampai pukul 18.00 wita (jam 6 sore). Untuk acara Rambu Tuka dalam hal ini acara pernikahan, kegiatan dibatasi sampai pukul 12.00 Wita. Untuk acara Rambu Solo pelaksanaan diperketat hanya tiga hari. Dan tiap hari batas kegiatan hanya sampai pukul 18.00 wita, terkecuali apotek dan klinik tetap buka .

Hal yang sama buat angkutan umum roda empat, roda tiga (Sitor) dan roda dua (Ojek) juga wajib berhenti pukul 18:00 wita. Dan masyarakat wajib memakai masker saat berada di luar rumah.

Rumah ibadah hanya bisa 30% ketersediaan kapasitas. Dan keluarga yang datang dari luar daerah untuk melaksanakan Rambu Solo dan Rambu Tuka, wajib memperlihatkan hasil tes swab antigen. (alb)