Ogah Pulang ke Rumah, Suami Malah Hajar Istrinya. Ditangkap Deh….

95

PELAKU saat diamankan pihak kepolisian. –him–

PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO — Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terjadi di wilayah hukum Polres Palopo. Dimana seorang suami tega menganiaya istrinya berinisial KK hingga korban mengalami luka lebam di bagian wajah.

Keberatan diperlakukan tidak manusiawi, diam -diam sang istri mengadu ke Polsek Wara, Kota Palopo. Selanjutnya polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di Kecamatan Bara, Kelurahan Rampoang, Palopo, pada Rabu 21 Juli 2021, sekira pukul 23.00 tadi malam.

Kini suami korban berinisial IS (34), warga Perum Manganna, Rampoang, sedang menjalani proses pemeriksaan intensif di Polsek Wara. Saat diiterogasi, IS mengaku memukul istrinya lantaran kesal karena ogah diajak pulang ke rumah di Balandai.

Kanit Reskrim Polsek Wara, Ipda A. Akbar membenarkan adanya pelaporan KDRT yang diduga dilakukan seorang suami terhadap istrinya.

Kejadiannya berawal saat pelaku dan korban berada di Jl. Mungkasa Non Blok, Salekoe.
Sekitar pukul 03.00 dini hari, pelaku mengajak istrinya pulang namun korban menolak. Saat itulah korban emosi kemudian menganiaya istri sahnya.

Dari pengkuan korban, lanjut A. Akbar, rambutnya dijambak oleh suaminya dan tubuhnya dibenturkan ke lantai hingga tersungkur dengan posisi tengkurap.

“Istri pelaku mengalami luka memar di pipi kiri dan luka gores di bagian leher,” ungkap A. Akbar, Kamis 22 Juli 2021 kemarin.

Jika nantinya pelaku terbukti menganiaya istrinya maka akan dijerat Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang No. 23 tahun 2004, tentang KDRT. (him)