Luwu dan Lutra di Masjid, Palopo-Lutim masih Dibahas

496

* Pelaksanaan Salat Iduladha

LUWU –– Pemerintah Kabupaten Luwu, membolehkan pelaksanaan ibadah Salat Iduladha 1442 H yang jatuh pada Selasa (20/7/2021) pekan depan, dilaksanakan di masjid meski dalam suasana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu, Sulaiman mengatakan pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.
“Untuk menghindari menumpuknya jemaah pada pelaksanaan salat Iduladha maka semua masjid di Kabupaten Luwu dibuka,” kata Sulaiman saat dikonfirmasi, Rabu (14/07/2021).

Sulaiman mengatakan dalam pelaksanaan rangkaian ibadah Salat Idul Adha tidak diperbolehkan melaksanakan takbir keliling.
“Takbiran hanya dilakukan di masjid masing-masing dengan jumlah yang mengikuti takbiran terbatas,” ucap Sulaiman.

Untuk penyembelihan hewan kurban, panitia diharuskan membagikan atau mengantar ke rumah-rumah warga yang berhak menerima.
“Jadi di lokasi penyembelihan tidak diperkenankan ada pembagian daging kurban, melainkan disalurkan langsung oleh panitia kepada yang berhak menerima,guna mencegah kerumunan. Kita berharap dalam pelaksanaan salat Idul Adha masyarakat dapat mematuhi kebijakan pemerintah sebagai langkah memutus penyebaran Covid-19,” ujar Sulaiman.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu hingga Rabu (14/07/2021) jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 75 orang dari 764 orang positif, sementara jumlah yang sembuh sebanyak 658 orang dan meninggal sebanyak 31 orang.

Lutra

Keputusan yang sama juga dilakukan Pemda Kabupaten Luwu Utara. Sebanyak 416 titik pelaksanaan Salat Iduladha 1442 H ditentukan yang dibolehkan di lapangan dan di masjid.

Kabag Kesra Pemkab Luwu Utara, Ary Setiawan saat dikonfirmasi Palopo Pos, Rabu 14 Juli 2021 mengatakan bahwa pelaksanaan Salat Id di Luwu Utara ada 416 titik. Baik pelaksanaan di lapangan maupun di masjid.

Pelaksaannya juga harus dengan protokoler kesehatan Covid yang ketat sesuai surat edaran Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2021.
Ary yang juga mantan Camat Seko ini menjelaskan untuk lokasi Bupati dan Wakil Bupati akan melaksanakan Salat Id di halaman kantor bupati bersama forkopimda.

Palopo

Untuk warga di Kota Palopo, Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir, MH lewat rapat terkait persiapan pelaksanaan Salat Iduladha di tengah kasus covid-19 berlangsung di Ruang Pertemuan Ratona, menyatakan untuk sementara ini belum memutuskan apakah akan di lapangan, masjid atau di rumah. Itu masih di bahas.

“Itu nanti dari hasil kerja kita semua untuk zona orange jadi hijau sehingga Insyaallah nanti kita bisa salat khusyu di masjid maupun di lapangan,” tutup Wali Kota dua periode ini.

Pertemuan tersebut akan kembali berlangsung pada Ahad 18 Juli mendatang untuk menentukan apakah Salat Iduladha dilaksanakan di rumah, masjid, atau lapangan terbuka.

Demikian halnya dengan Pemda Luwu Timur juga belum menentukan keputusan tentang pelaksanaan Salat Iduladha, apakah dibolehkan di masjid atau di rumah. Masih dalam pembahasan. Seperti diketahui Luwu Timur saat ini berstatus zona oranye. (jun/idr)