Indah: Cerdas Saja tak Cukup!

54
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat mengambil sumpah dan melantik 199 Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemkab Luwu Utara, di Aula La Galigo Kantor Bupati, Kamis 15 Juli 2021.

*Dari Pelantikan 199 Pejabat Administrator dan Pengawas

MASAMBA –— Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengambil sumpah dan melantik 199 Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara, di Aula La Galigo Kantor Bupati dan juga terhubung via virtual zoom di 9 titik, Kamis 15 Juli 2021.

Pelantikan dilakukan dengan sistem blended, yaitu mengombinasikan antara tatap muka dan tatap maya. Pejabat Administrator dilantik di Aula La Galigo (tatap muka) dan Pejabat Pengawas di Perangkat Daerah (PD) masing-masing (tatap maya).

Indah mengatakan, setiap penempatan butuh kajian yang cukup lama dan pertimbangan yang banyak.
“Diantaranya terkait kualifikasi dan kompetensi, bisa saja secara kualifikasi tidak terpenuhi tapi dia berkompeten karena pengalaman dan sebagainya.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya persoalan rekam jejak, integritas terhadap pelaksanaan tugasnya, dan kemampuan untuk membangun tim work di internal organisasinya. Karena kali ini kita tidak butuh orang pintar atau cerdas saja, tapi orang yang mampu bekerjasama dalam organisasi. Solidaritas itu tidak bisa dibangun oleh satu dua orang saja, harus dibangun oleh semua elemen organisasi,” tegas Indah.

Sementara itu, Kepala BKPSDM, Nursalim mengatakan, pelantikan dengan sistem blended dilakukan sebagai komitmen Pemda Luwu Utara dalam memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 tanpa mengurangi khidmat dari acara pelantikan itu sendiri. Indah mengungkapkan bahwa pelantikan yang dilakukan, 90% pengukuhan kembali sebagai akibat adanya perubahan nomenklatur PD.

“Berkaitan dengan pelantikan tersebut, kami perlu menjelaskan akibat dari penataan PD sesuai Perda Nomor 2 Tahun 2021, berimplikasi pada berkurangnya 58 jabatan, dengan rincian 7 jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 17 jabatan Administrator dan 34 jabatan Pengawas dalam Struktur Organisasi Pemda,” tutur Nursalim, saat ditemui usai pelantikan.

Nursalim mengutarakan bahwa yang tidak terakomodir dalam jabatan struktural akibat berkurangnya jabatan struktural, akan ditempatkan dalam jabatan pelaksana sambil dilakukan evaluasi untuk diarahkan ke jabatan fungsional bagi yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia menyebutkan, ada 66 ASN yang diusulkan dilantik dalam jabatan administrator dan pengawas, tapi kemudian tidak mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri, disebabkan karena nomenklatur jabatannya sudah tidak ada dalam struktur organisasi yang baru. Oleh karena itu, kata dia, ke depan akan dikaji dan dievaluasi kembali untuk agenda mutasi berikutnya dengan memperhatikan jabatan yang lowong.

Pelantikan yang berlangsung di Aula La Galigo Kantor Bupati Luwu Utara ini dihadiri Wakil Bupati Luwu Utara Suaib Mansur, Sekretaris Daerah Armiadi, Ketua DPRD Basir, Kapolres AKBP Irwan Sunuddi, Kajari Haedar Pabung Mayor Arm Syafaruddin, dan unsur Forkopimda lainnya, serta para Kepala Perangkat Daerah.(jun/rhm)