Hanya Mobil di Bawah 10 Ton Bisa Lewat Jembatan Battang Barat

1568
DIKEBUT. Cuaca buruk di lokasi pengerjaan Jembatan Battang Barat membuat pekerja kadang harus berjibaku dalam melakukan pemasangan rangka jembatan. ist

* Target Akhir Agustus Dilalui

PALOPO — Pengerjaan jembatan khusus mobil di bekas longsor Kelurahan Battang Barat, yang menghubungkan Kota Palopo dengan Toraja Utara terus dikebut penyelesaiannya. Target Agustus sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dengan berat maksimal 10 ton.

Saat ini jembatan rangka baja dalam proses erection rangka jembatan.
Adapun kendaraan di bawah 10 ton yang bisa lewat yakni, kendaraan jenis sedan, jeep, minibus, pick up, roda dua, mobil-mobil bus besar dan mobil angkutan dengan jumlah total berat di bawah 10 ton.

PPK 2.1 PJN Wilayah II Sulsel, Wido Kharisma kepada Palopo Pos, mengatakan, jembatan rangka baja ini panjangnya 100 meter dan lebar lalu lintas 7 meter. Progres pengerjaan jembatan yang dimulai sejak Desember 2020 lalu hingga saat ini telah mencapai 82 persen.
”Maksimal berat kendaraan itu 10 ton. Dan target rampungnya pengerjaan jembatan itu Agustus 2021 mendatang.

Sementara itu, Pimpinan Proyek PT Aphasko Utama Jaya, Zulkarnain, ST mengatakan saat ini pekerja tengah melakukan erection rangka jembatan rangka baja yang menelan anggaran Rp31.767.199.361,80.

Zulkarnain menjelaskan, saat ini pekerja yang dipekerjakan pada proyek jembatan ini berjumlah 30 orang. Dimana untuk pekerjaan erection 11 orang, pekerjaan pasangan batu 9 orang, dan pekerjaan pembesian dan pengecoran 8 orang.

Diketahui, pascalongosor yang terjadi tahun 2019 lalu, akses kendaraan dari dan ke Palopo terputus selama setahun lebih.

Pada tahun 2020, baru jembatan penghubung khusus motor yang selesai dikerjakan. Tahun ini, khusus mobil dan diharapkan Agustus sudah bisa dilalui. Lantaran, untuk mobil dari dan ke Palopo selama ini, harus jauh memutar lewat Sidrap atau lewat jalan ekstrem di daerah Batusitanduk-Rantepao.

Cuaca Buruk

Meski dihadang cuaca buruk di lokasi pengerjaan jembatan di Battang Barat, namun pekerja terus menggenjot pekerjaan jembatan agar dapat segera dilalui pada akhir Agustus 2021 mendatang.

Wido kembali mengungkapkan, pada pengerjaan jembatan nantinya, beton itu ada masa perawatan selama sebulan. Jadi, begitu selesai belum bisa langsung digunakan, karena harus menunggu umur beton dapat dibebani. (rhm/idr)