90 Persen Pasien Covid Meninggal, Belum Divaksin

26
VAKSIN COVID. Vaksinator senior Puskesmas Bara Permai, Rusmin mengenakan baju adat pria Bugis menyuntikkan vaksin ke warga, Jumat 2 Juli 2021, lalu. Menteri BUMN Erick Thohir menyebutkan, 90% pasien Covid-19 yang meninggal karena tidak mau atau belum divaksinasi. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

* Target Dinaikkan 2 Juta per Hari Agustus Mendatang

PALOPO — Angka kematian harian akibat Covid-19 terus melonjak dan mencapai 62.908 orang pada Rabu (7/7) mencapai 1.040 orang. Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyebut, 90% pasien Covid-19 yang meninggal karena tidak mau atau belum divaksinasi.
Pernyataan tersebut diungkapkan Erick berdasarkan data Kementerian Kesehatan. Pemerintah saat ini tengah menggenjot vaksinasi untuk menahan laju kenaikan kasus dan kematian akibat Covid-19. Di sisi lain, menurut dia, masyarakat harus tetap patuh menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangah, dan menjaga jarak.
Erick menghargai usaha kolaborasi yang dilakukan swasta, masyarakat, organisasi nirlaba, dan komunitas dengan pemerintah untuk menggenjot program vaksinasi dalam memerangi pandemi Covid-19. Salah satunya adalah penyelanggaraan Sentra Vaksinasi Enesis di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur.
Ia berharap sentra-sentra vaksinasi dapat berkontribusi terhadap target vaksinasi 8,8 juta warga DKI Jakarta. Saat ini, menurut dia, 65% warga DKI Jakarta telah divaksinasi untuk mencapai herd immunity melalui vaksinasi 72% dari total populasinya.
“Kita harus kasihan dengan rumah sakit-rumah sakit yang saat ini kelebihan beban. Masyarakat juga harus membantu agar mau divaksin. Itu salah satu yang akan menyelamatkan kita semua,” ujar Erick dalam siaran pers, Rabu (7/7).
Berdasarkan data Satgas Covid-19, baru terdapat 14.443.813 orang yang telah memperoleh dosis lengkap vaksin atau vaksinasi kedua hingga kemarin. Jumlah ini bertambah 175.833 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sementara terdapat tambahan 863.768 orang yang telah mendapat vaksinasi dosis pertama kemarin sehingga total kini mencapai 34.039.797. Vaksinasi tak 100% mencegah penularan Covid-19 tetapi efektif mencegah pasien terinfeksi mengalami gejala serius.
Di daerah, seperti di Kota Palopo, jumlah warga yang sudah divaksin mencapai 36.125 orang dari total warga yang jadi target sasaran vaksin 129.230 orang.

2 Juta Per Hari

Terpisah, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan berupaya terus menggenjot laju dan capaian vaksinasi virus corona (Covid-19) hingga menjadi 5 juta dosis per hari.
Budi mengatakan target itu sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Budi menyebut target itu akan diupayakan tercapai mengingat suplai vaksin covid-19 di semester II atau pada periode Juli-Desember 2021 meningkat dibandingkan dengan semester pertama.
“Pak Presiden mengarahkan agar dipastikan sejuta vaksinasi di Juli ini terus tercapai, dan beliau Agustus pengen 2 juta, dan beliau juga menambahkan kalau perlu bisa dinaikkan sampai 5 juta,” kata Budi dalam acara daring yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7).
Budi merinci, pada Juli ini Indonesia sudah mendapatkan komitmen untuk mendatangkan sebanyak 31 juta dosis. Dengan jumlah itu, maka ia optimis vaksinasi sejuta sehari bisa terpenuhi. Terakhir, akhir Juni lalu Indonesia sudah kedatangan 14 juta dosis vaksin bulk Sinovac. Dalam hal ini, Indonesia membutuhkan setidaknya 363 juta dosis vaksin untuk memberikan vaksin pada 60-70 persen penduduk atau sebanyak 181.554.465 orang yang menjadi sasaran vaksinasi.
“Agustus akan datang 45 juta dosis vaksin, jadi kita bisa menaikkan jumlah vaksinasinya setiap hari sehingga bisa sampai 2 juta,” kata dia.
Namun demikian, bila melihat data vaksinasi yang dilaporkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 secara harian. Terlihat vaksinasi sejuta dosis di Juli hanya terealisasi di tanggal 1 Juli dengan capaian 1.063.908 dosis dalam sehari. Selanjutnya pada 2 Juli turun menjadi 853.379 dosis vaksin, 3 Juli 834.044 dosis, 4 Juli 547.337 dosis, dan data terakhir 5 Juli mencatat capaian vaksinasi harian 294.893 dosis.

Peringkat 17 Dunia

Jumlah korban meninggal akibat virus corona (Covid-19) di seluruh dunia sampai hari ini tercatat mencapai lebih dari 4 juta orang. Dikutip dari paparan data Worldometer, Kamis (8/7), jumlah orang yang meninggal di seluruh dunia akibat Covid-19 mencapai 4.017.816 orang dari 185.853.841 kasus.
Sedangkan menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah korban meninggal akibat Covid-19 mencapai 3.992.680 orang dari 184.324.026 kasus.
Menurut data Worldometer dan WHO, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Indonesia berada pada posisi ke-17 di dunia.
Hingga kemarin, korban wafat akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 62.908 orang. Negara dengan jumlah korban meninggal akibat Covid-19 yang terbesar di dunia adalah Amerika Serikat, dengan 621.873 orang. Posisi di bawah AS ditempati Brasil dengan 528.611 korban meninggal akibat Covid-19. Negara dengan jumlah korban meninggal akibat Covid-19 ketiga terbesar di dunia adalah India, yakni dengan 405.057 orang.(idr)