Gerebek Arena Sabung Ayam di Walenrang Timur, Terbesar di Luwu Raya, Polisi Amankan 8 Orang

508
PERSONEL Reskrim Polres Luwu membakar arena sabung ayam terbesar di Luwu Raya di Desa Tanete, Walenrang Timur, Sabtu sore 24 Juli 2021, akhir pekan lalu. Delapan penjudi ditangkap bersama ayam-ayamnya. IST

PALOPOPOS.CO.ID, WALMAS — Perjudian jenis sabung ayam, kian marak akhir-akhir ini. Dari sekian banyak penggerebakan, banyak di antaranya gagal. Lantaran polisi terlambat datang ke lokasi. Arena sudah kosong saat tiba.

Namun, Sabtu 24 Juli 2021, akhir pekan lalu, penggerebekan arena sabung ayam yang boleh dikata terbesar di Luwu Raya (LuRa) didapat di Desa Tanete, Kec. Walenrang Timur, Kab. Luwu, terungkap. Itu dilihat dari jumlah peserta yang ditemukan di lokasi sangat banyak, serta jumlah yang diamankan Polres Luwu. Di sana, juga banyak ibu-ibu yang menjual makanan serta minuman sekitar lokasi.

Dari aksi penyergapan ini, delapan orang terduga pelaku judi sabung ayam diamankan polisi, Sabtu sore itu.

Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Jon Paerunan, SH yang memimpin jalannya penggrebekan mengungkapkan, pihaknya melakukan penggrebekan berdasarkan informasi yang di peroleh dari masyarakat bahwa lokasi yang berada di pinggir pengunungan Desa Tanete itu kerap dijadikan lokasi arena judi sabung ayam.

Gerebek Arena Sabung Ayam di Walenrang Timur, Terbesar di Luwu Raya, Polisi Amankan 8 Orang
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan

Sejumlah pelaku yang diamankan sempat berupaya kabur, namun setelah mendengar letusan senjata di antaranya ada terpaksa menyerahkan diri.
“Selain barang bukti diatas, kami juga mengamankan barang bukti uang tunai Rp2,4 juta. Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan. Personel berupaya menggali lokasi perjudian lain di Luwu,” ujar Kasat Reskrim AKP Jon Paerunan.

Informasi yang dihimpun berikut nama 8 orang pelaku judi sabung ayam pisau taji yang berhasil diamankan, yakni Edi Irawan (8), Kamaruddin (60), Alprianus (56), Obet Noge (45), Marten (42), Jamaluddin (52), Joni (41), Endra (29).
Selanjutnya, pihak kepolisian juga membakar puing-puing arena judi sabung ayam di lokasi tersebut.

Sebelumnya juga tak lama berselang. Polres Luwu juga menggerebek arena sabung ayam di Desa Buntu Kamiri, Kec. Ponrang.

Dari beberapa kali penggerebekan, polisi hanya mendapati barang bukti berupa ayam atau arena yang sudah kosong ditinggal para penjudi. Para penjudi ini berhasil lebih daulu kabur sebelum polisi tiba.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan mengatakan para pelaku judi sabung ayam sulit ditangkap.

Karena langsung membubarkan diri saat melihat kedatangan petugas.
Jon mengatakan, kendala utama sulitnya pelaku ditangkap karena mereka membuat arena yang sulit dijangkau.

Akses jalan menuju ke lokasi judi sabung ayam hanya bisa di tempuh dengan berjalan kaki.

“Kalau personel berjalan mendekati lokasi judi, saat itu juga para pelaku melihat kedatangan petugas dan berlari meninggalkan lokasi. Apalagi akses menuju TKP terlihat jelas dari lokasi arena judi,” jelasnya.

Judi sabung ayam juga kerap terjadi di wilayah pegunungan Luwu.
Seperti di Kecamatan Bastem Utara, Kecamatan Walenrang Timur.

Kapolsek Bastem AKP Syamsuddin mengatakan, lokasi tempat judi sabung ayam selalu jauh dari area permukiman warga. “Juga sering berpindah tempat sehingga mudah mengetahui kedatangan pihak kepolisian,” tuturnya.

Berjudi Usai Salat Iduladha

Di Lutim beberapa waktu lalu pula, polisi juga membongkar dan membakar arena judi sabung ayam di Jalan Gunung Tasima, Kabupaten Luwu Timur. Sebab beredar informasi sejumlah warga akan berjudi usai Salat Iduladha, Selasa (20/7/2021).

Kapolsek Towuti, Iptu Simon megatakan, tidak pernah bosan membongkar arena judi sabung ayam yang kerap meresahkan masyarakat. “Kami tidak akan pernah bosan untuk membubarkan dan membongkar arena judi yang meresahkan masyarakat ini,” kata Iptu Simon di Kabupaten Luwu Timur, Selasa 20 Juli 2021.

Arena judi sabung ayam yang dibongkar dan dikabar petugas berada di Jalan Gunung Tasima, Desa Wawondula, Kecamatan Towuti. Tempat ini rencananya akan dipakai untuk judi sabung ayam bertepatan dengan momen Idul Adha hari ini. Upaya polisi memberantas penyakit masyarakat sebelumnya di arena judi sabung ayam di jalan Merpati, Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Ahad (18/7/21). (idris prasetiawan)