Wabup Torut Ajak OPD Berinovasi dan Jemput Bola Layani Masyarakat

194
Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong

PALOPOPOS.CO.ID, RANTEPAO– Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mengajak dinas agar berinovasi dalan pelayanannnya ,sekaligus jemput bola jangan budayakan selalu menunggu masyarakat melapor baru ada reaksi.

Pelayanan Kantor Bupati Mobile itu salah satu gagasan Bupati Toraja Utara dalam berinovasi untuk jemput bola dengan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Frederik Victor Palimbong,Wabup Toraja Utara, kepada PALOPOPOS.CO.ID, Rabu, 9 Juni 2021 mengatakan ,saat ini Inovasi apa yang harus dilakukan untuk masyarakat, yang mereka akan lakukan contoh dinas kesehatan inovasi apa yang mereka bisa lakukan entah jemput bola atau chek langsung ke lapangan .

“Saat ini di Kabupaten Toraja Utara isu yang berkembang yakni stunting. Cek langsung. Jangan tunggu orang datang melapor. Begitu juga ibu hamil, kalau perlu dijemput dicek. Karena, ada beberapa kejadian yang terkendala transpor. Ini ibu hamil karena stunting itu pencegahannya sejak ibu hamil sehingga saat lahir tidak terkena stunting,” kata Dedy sapaannya.

Lanjut Wabup, Puskesmas yang ada di Toraja Utara wajib dicek apakah sudah teregistrasi. Kalau sudah terregistrasi, maka diajukan untuk peningkatan kapasitas pelayanan termasuk rawat inap. Ini salah satu contoh di Dinas Kesehatan. Adalagi beberapa dinas yang memang harus berinovasi dalam pelayanannya kepada masyarakat.

“Pak Bupati sudah mulai dengan pelayanan Kantor Bupati Mobile, dimana Dukcapil terbukti inovasinya. Bagus. Yakni, jemput bola dengan malakukan perekapan data di lapangan. Sekarang lebih 3 ribu Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) bisa terlayani hanya hitungan hari ratusan bisa dicetak. Hal seperti itulah yang harus dipikirkan,” ujar Wabup Torut.

Masih kata Dedy, Dinas Perikanan harus ada programnya. Ini DBI kita mau minta tidak hanya fokus misalnya ikan mas saja tetapi fokus juga untuk budidaya jenis ikan air tawar. Begitu juga transpor prasarana transportasi harus ada inovasi bagaimana nanti. Pertama, masalah kenyamanan kecepatan jarak tempuh keamanan terus konektivitas bagaimana mereka pikirkan ini.

“Mari berinovasi. Tuangkan dalam bentuk konsep. Lalu, kita bicarakan per instansi. Ujung-ujungnya, orang bilang negara akan mengenang kita. Rakyat juga akan mengenang kita. Yah, kalau ada setiap instansi punya pelayanan yang inovatif,” pungkas Wabup Torut. (albert tinus)