Stok Darah tidak Pernah Cukup

13
Donor darah yang dilaksanakan pada acara peringatan Hari Donor Darah se Dunia di Markas PMI Luwu, Rabu, 9 Juni 2021. --ft: istimewa

BELOPA— Dalam sebulan, darah yang dibutuhkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Luwu mencapai ratusan kantong. Tapi ketersediaan stok pernah cukup.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu, H Andi Mudzakkar pada peringatan Hari Donor Darah se Dunia di Markas PMI Luwu, Rabu, 9 Juni 2021. Pada acara ini, terkumpul puluhan kantong darah dari pendonor.

“Di RSUD Batara Guru, ada tiga dokter yang selalu membutuhkan stok darah untuk pasiennya, yakni dokter bedah umum, dokter bedah kandungan, dan dokter penyakit dalam. Jika ingin dikalkulasi setiap bulannya membutuhkan ratusan kantong darah, tetapi ketersediaan stok darah selalu tidak mencukup. Kekurangan stok darah ini biasanya ditutupi oleh keluarga pasien yang bersedia diambil darahnya, serta dari sejumlah komunitas pendonor,” ujar Andi Mudzakkar.

Karenanya, Andi Mudzakkar menyampaikan apresiasi kepada para pendonor darah yang bersedia menyumbangkan darah pada acara ini. Juga menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Luwu atas bantuannya menfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami atas nama anggota PMI menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, semoga Allah, SWT membalasnya. Di samping itu, kami juga selaku pengurus PMI Kabupaten Luwu juga menyatakan siap membantu dan menyukseskan program-program pemerintah daerah terutama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan terkhusus kegiatan-kegiatan yang menyangkut kemanusiaan,” katanya.

Andi Mudzakkar mengatakan, dalam mengatasi pasien yang sakit di rumah sakit, sejumlah dokter sangat membutuhkan stok darah untuk menolong pasiennya masing-masing. Kebutuhan darah di Kabupaten Luwu sendiri setiap bulannya diprediksi ratusan kantong.

“Seseorang yang mau mendonor darah juga memiliki syarat, yakni harus berusia diatas 17 tahun dan antara usia dan berat badan harus sesuai, dimana tidak boleh di bawah 45 Kg. Pendonor darah harus memiliki kestabilan tekanan darah dengan tensi darah saat akan mendonor tidak boleh di atas 150 dan tidak boleh di bawah 100 dengan HB harus 12,” tandas Andi Mudzakkar.

Ia juga mengatakan untuk mencukupkan kebutuhan darah, PMI Luwu tidak pernah berhenti melakukan sosialisasi di tengah masyarakat untuk meningkatkan kesadaran agar mau menyumbangkan darahnya. (fan/ikh)