Perekrutan ASN, Torut akan Terima 1.111 Guru

2684

M. Manurun ,S.IP ,MM, Kadis BKPP/BKD Toraja Utara.

PALOPOPOS.CO.ID, RANTEPAO– Kabar gembira bagi yang ingin mendaftar guru di Toraja Utara. Karena, penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini, akan lebih banyak dibanding tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

Penerimaan ini menurut Kepala BKPP Toraja Utara M. Manurun, S.SIP, MM, pihaknya akan mengumumkan penerimaan CPNS dan PPPK pada pertengahan Juni 2021.

PPPK untuk kuota Kabupaten Toraja Utara dari Kemendikbud sebesar 968 dan proses yang akan dilakukan sebanyak 3 tahapan seleksi untuk guru .

Menurut Kadis BKD Torut M. Manurun, tiga tahapan seleksi itu pertama di mana honorer mengabdi, maka di situ juga akan ditempatkan. Contoh sekolah A , jadi formasi yang akan diterima di sekolah A berarti tenaga kontrak yang ada di sekolah itu yang berhak untuk ikut tahapan pertama. Lalu, tahapan kedua, bisa dari sekolah lain. Contoh, ada tiga formasi PPPK terus diikuti lalu ada satu yang belum terisi. Maka, itu bisa tenaga kontrak dari sekolah lain. Artinya, untuk tahapan ke dua bisa dari sekolah A ke sekolah B demikian pun sebaliknya. Bisa juga diikuti guru dari sekolah swasta dengan melampirkan keterangan mengajar selama tiga tahun yang ditandatangani Kadis Pendidikan.

Sementara untuk seleksi tahapan ketiga, sudah bisa diikuti dari kabupaten lain tapi tetap dengan ijazah pendidik. Tidak boleh lepas dari itu. Karena, banyak tenaga kontrak di sekolah-sekolah tetapi mereka tidak memiliki ijazah pendidik dan itu tidak dibolehkan .

“Ada juga untuk formasi pendidikan agama yakni Guru Agama sebanyak 13 orang. Untuk Guru Agama Katolik 8 orang dan Guru Agama Protestan 5 orang. Jadi, total guru yang akan diterima di Kabupaten Toraja Utara sebanyak 1.111.

”Sementara untuk PPPK tenaga kesehatan sebanyak 71 dan tenaga teknis sebanyak 14,” ujar Manurun, Jumat, 4 Juni 2021.

Lanjut Manurun, untuk formasi CPNS tenaga guru tidak ada karena sudah dari Kemendikbud. Sementara untuk formasi CPNS adalah Kesehatan 17 untuk dokter. Rinciannya dokter umum 9, dokter gigi 7, dan dokter spesialis anastesi 1. Untuk formasi CPNS teknis ada sebanyak 29.

Ditambahkan, Kasubid Anton menjelaskan, meski petunjuk teknis belum keluar dari Menpan RB dan dari BKN soal penerimaan P3K dan CPNS, yang kita dapat itu hanya dalam bentuk slide dan powerpoint. Sepertinya itu sudah akan final di dua minggu kedepan ini, dimana yang disosialisasikan untuk P3K ada dua jenis P3K untuk Guru lalu P3K non Guru, dimana P3K selain guru itu ada tenaga kesehatan dan teknis.

“Untuk guru yang linier sertifikasi dengan mata pelajaran yang diampuh itu dapat nilai 100 persen ,lalu ex K2 dapat 15 persen ,Umur diatas 35 tahun dapat tambahan 10 persen ,lalu dia disabilitasi (Cacat) dapat 10 persen kalau dia Ex K2 sekaligus 35 tahun dan cacat itu diakumulasikan 35 persen yang penting pendaftar dan ikut tes meski aturan tertulisnya belum ada.
”Makanya, ditunda pengumuman tanggal 31Mei 2021 dan kabar terbaru tanggal 16 Juni 2021 ini diumumkan,” ujar Anton .

Diketahui Umur untuk pelamar PPPK maksmal 59 Tahun ,dan untuk CPNS yang umum umur 18 tahun hingga 35 tahun dan dokter sampai umur 40 tahun. (albert tinus)