Jamkrindo Lakukan Pendampingan ke UMKM

19
JUAL DARING. Salah seorang penjual replika rumah adat Suku Toraja yang dikenal Tongkonan mempromosikan jualannya secara daring (online) di salah satu e-commerce lokal Indonesia, Sabtu 5 Desember 2020. Usaha pembuatan cinderamata ini tetap eksis meskipun di tengah pandemi Covid-19 dengan mengandalkan penjualan daring. IDRIS PRASETIAWAN/PALOPO POS

* Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19

JAKARTA — Dalam rangka menyambut HUT Jamkrindo ke-51 PT Jamkrindo menggelar Webinar & Coaching Clinic, pada, Rabu (16/6/2021), dengan tema “UMKM Bangkit dari Pandemi sebagai komitmen untuk memacu UMKM Naik Kelas dan berkontribusi bagi kebangkitan ekonomi nasional”.

Melalui kegiatan ini, UMKM yang merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dapat memperluas relasi dan meningkatkan ilmu-ilmu baru, serta dapat juga mengkonsultasikan permasalahan yang ada dalam usahanya dengan diberikan pendampingan secara langsung, oleh mentor-mentor professional yang telah bekerjasama dengan PT Jamkrindo untuk membantu memberikan solusi terbaik bagi keberlangsungan usaha UMKM.

Di kesempatan terpisah, Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan menyampaikan sebagai perusahaan penjaminan terbesar, PT Jamkrindo terlibat aktif dalam upaya mendorong agar UMKM bisa naik kelas melalui berbagai program kerja Perusahaan dan penyediaan infrastruktur layanan dan akses pendukung.

Ini demi memberikan kemudahan pengajuan penjaminan dan dukungan terhadap UMKM dalam hal penguatan kapabilitas usaha, pelatihan, serta pembinaan.

“PT Jamkrindo memiliki komitmen tinggi untuk terus memacu UMKM Naik Kelas melalui penguatan kapabilitas dan keberlanjutan usaha para pelaku UMKM. Peran strategis Jamkrindo tersebut merupakan wujud nyata dalam mendukung kebangkitan ekonomi nasional dengan pemberian One Stop Services bagi UMKM Indonesia melalui program Penjaminan, Pelatihan, Pembinaan, dan Pemeringkatan UMKM,” kata Putrama dalam sambutannya secara virtual.

Menyambut HUT PT Jamkrindo ke 51 ini dilakukan sejumlah rangkaian kegiatan dengan mengusung tema “UMKM Bangkit dengan Semangat Kolabora51″ dengan berbagai program. Baik program khusus untuk internal Jamkrindo maupun program yang berkaitan dengan pihak Stakeholder eksternal perusahaan seperti Donasi Alat Kesehatan, Beasiswa untuk putra putri Tenaga Kesehatan, bantuan untuk Guru Honorer dan beberapa program lainnya.

Dalam Pelaksanaan WEBINAR & COACHING CLINIC yang diselenggarakan pada tanggal 16-20 Juni 2021 ini Jamkrindo bekerjasama dengan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI) dengan para Mentor di bidang Pemasaran, Desain Produk dan Kemasan, Mengelola Keuangan, Legalitas dan Perijinan.

Pada kesempatan tersebut, UMKM juga diberikan pelatihan Virtual Teknik Foto Produk Usaha.

Kegiatan coaching clinic diisi dengan pendampingan UMKM untuk berkonsultasi langsung dengan para mentor tentang bagaimana strategi bisnis terbaik untuk survive dan bangkit di masa krisis akibat pandemi.

Sebagai anggota dari Indonesia Financial Group (IFG), PT Jamkrindo selain menjalankan kegiatan penjaminan kredit bagi UMKM, Jamkrindo juga memiliki komitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan layanan bagi UMKM, antara lain dengan menghadirkan Platform UMKMLayak, yaitu platform bagi UMKM dengan sistem pemeringkatan, pelatihan, pembinaan.bagi oleh UMKM Indonesia.

Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Pemeringkatan UMKM, Konsultasi Manajemen (PUKM) Jamkrindo Ceriandri Widuri dalam sambutan pembukaannya pada Webinar & Coaching Clinic menuturkan bahwa Pandemi Covid-19 yang menimpa negara kita dan seluruh dunia dalam dua tahun ini.

Tidak hanya berpengaruh pada pola kehidupan bermasyarakat, tetapi juga berpengaruh pada keberlangsungan usaha di berbagai sektor UMKM. Hal tersebut menuntut adanya penyesuaian, baik dalam tatanan kehidupan maupun dalam pola bisnis atau usaha para Pelaku UMKM sehingga UMKM mampu bangkit dan survive di masa pandemic seperti saat ini dan masa mendatang.

Pandemi Covid-19 berdampak sangat serius terhadap perekonomian Indonesia. Untuk membangkitkan perekonomian, pemerintah menginisiasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Salah satu implementasinya adalah penjaminan kredit/pembiayaan modal kerja bagi UMKM melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71 tahun 2020.

Untuk melaksanakan program PEN, pemerintah menugaskan PT Jamkrindo dan PT Askrindo untuk melaksanakan penjaminan pemerintah dalam rangka pelaksanaan program PEN. Dalam hal pihak terjamin memerlukan fasilitas penjaminan dengan skema syariah, penjaminan dilaksanakan melalui PT Jamkrindo Syariah dan PT Askrindo Syariah.

Selain melakukan Penjaminan PEN, Jamkrindo tetap berkomitmen untuk tetap menyalurkan pinjaman kemitraan kepada mitra binaan. Hal ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian khususnya pengusahaan mikro yang belum dapat akses perbankan.(int/idr)