Empat Jukir Liar Diamankan di Palopo

77

* Implementasi Perintah Kapolri Berantas Premanisme

PALOPO — Menindak lanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait pemberantasan tindak premanisme yang meresahkan warga, Polsek Jajaran Polres Palopo secara bertahap melakukan sidak di sejumlah titik lokasi pangkalan tempat nongkrong preman di Kota Palopo.

Tidak hanya preman yang menjadi target, melainkan juru parkir (jukir) liar pun tak lepas dari sidak.
Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Wara dan Polsek Wara Utara itu, yang berhasil mengamankan empat orang pria yang sedang melakukan parkir liar di Kota Palopo.

Empat pria yang tersebut, diamankan di dua lokasi berbeda. Dua pria diamankan Unit Reskrim Polsek Wara yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda A. Akbar, SH MH, sekitar pukul 11:30 Wita di depan RS. St Madyang, dengan identitas Gulla alias Daeng Lalang (45), warga Jl. Kelapa, Kelurahan Lagaligo, Kecamatan Wara, Kota Palopo, dan Arifuddin alias Daeng Nginting (40) warga Jl. Malaja 2, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Dari kedua Jukir liar itu, diamankan uang tunai Rp88 ribu, yang diduga uang dari hasil parkir liar tersebut. Sementara itu, dua jukir liar lainnya diamankan oleh Kapolsek Wara Utara Iptu Patobun, S. Pd, didampingi Kanit Reskrim Ipda G. Silalahi, SH dan jajarannya di Jl. Dr Ratulangi tepatnya di depan City Market Kota Palopo sekitar pukul 13:30 Wita. Identitas keduanya yakni Arman alias Pak Wawan (40), Jl. Sungai Rongkong, Kecamatan Wara utara, Kota Palopo dan Alimuddin alias Gondrong (25), Jl. Merdeka, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

Dari dua pria yang diamankan oleh Patobun bersama jajarannya itu, juga turut diamankan sejumlah uang yang diduga hasil dari pungutan liar parkiran di depan City Market.

Kapolres Palopo AKBP Alfian Nurnas, SH SIK MH, melalui Kasubag Humas AKP Edy Sulistio, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, ia menyebutkan keempat pria yang lakukan pungutan liar di dua lokasi tersebut, baik itu dua pria yang diamankan di depan RS. St. Madyang dan juga dua pria yang diamankan di depan City Market saat dengan melakukan parkir liar, itu tidak diketahui (tanpa izin) pemilik atau pengelola rumah sakit dan tempat berbelanja tersebut.

“Empat pria yang diamankan jajaran Polsek Wara dan Polsek Wara Utara itu, merupakan juru parkir liar. Tidak ada izin dari pemilik atau pengelola lokasi tempat mereka memarkir dan terlebih lagi tidak ada retribusi ke pemerintah Kota Palopo,” kata Edi Sulistio.

Untuk tidak mengulang perbuatan mereka lanjutnya, mereka yang sempat dibawa ke Polsek wilayah masing- masing, itu kemudian diberi pembinaan agar tidak melakukan tindakan atau perbuatan yang bisa melanggar hukum.

“Karena tidak ada tindak kriminal yang mereka lakukan, jadi keempatnya hanya dibina untuk tidak kembali melakukan parkir liar itu. Namun, jika ada yang kedapatan atau dilaporkan melakukan tindakan premanisme, tentunya pihak kepolisian akan menindak tegas orang tersebut,” lanjutnya.

Selin itu perwira tiga balok di pundak ini juga menyebutkan jajaran Polres Palopo khususnya Polsek- Polsek, telah diinstruksikan untuk melakukan pemantauan semua titik rawan terjadinya tindakan premanisme di setiap wilayah.

“Sudah diinstruksikan oleh Kapolres agar jajaran khususnya Polsek agar memantau tempat rawan terjadinya tindakan premanisme, dimulai dari Pasar, Terminal, tempat hiburan (tempat bernyanyi), tempat perbelanjaan, kantor pelayanan publik dan tempat wisata,” sebutnya. (cr1/idr)