Lakukan Pengancaman Sajam di Kelurahan Benteng Palopo, Empat Remaja Dibekuk Polisi, Satu DPO

27
Unit Reskrim Polsek Wara yang dipimpin Ipda A. Akbar, SH, MH

PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO– Unit Reskrim Polsek Wara yang dipimpin Ipda A. Akbar, SH, MH berhasil menangkap empat dari lima remaja pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam (Sajam) jenis parang terhadap warga di Jl Binjai BTN Hartako, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur.

Meskipun satu di antara pelaku tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan, namun identitas pelaku telah dikantongi pihak kepolisian.

“Satu pelaku pengancaman itu sementara dalam pengejaran, pelaku sudah diketahui baik nama maupun orangnya,” kata Ipda Andi Akbar, Senin, 3 Mei 2021.

Andi Akbar menuturkan kronologi peristiwa pada 29 April 2021 sekitar pukul 01.30 Wita dini hari di Jl Binjai BTN Hartako, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur.

Pada peristiwa tersebut satu pengendara sepeda motor yang berboncengan tiga, harus tersungkur dengan kendaraannya di depan sebuah kios warga, kemudian lari berlindung untuk menyelamatkan diri. Tidak hanya mengejar dan mengancam pengguna pengendara motor, kelompok remaja ini juga sempat mengancam pemilik kios tempat pengendara motor yang dikejarnya terjatuh.

Aksi sekelompok remaja di kios warga tersebut, sempat terekam kamera CCTV yang terpasang di sudut kios.

Mengetahui kejadian tersebut, Tim Unit Reskrim Polsek Wara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda A. Akbar, SH, MH segera menuju ke lokasi kejadian. Dan mengambil sejumlah keterangan korban, saksi dan mengecek rekaman CCTV di kios tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Wara ini menyebutkan, setelah dilakukan proses interogasi terhadap empat remaja yang inisialnya AL, AC, AG, dan R yang berhasil ditangkap di kios tersebut, mereka pun mengakui perbuatannya yang melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam terhadap orang lain.

“Para Pelaku mengakui perbuatannya yaitu melakukan tindak pidana pengancaman dengan menggunakan senjata tajam sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 335 ayat (1) KUHPidana subs Pasal 2 ayat (1) UU darurat no. 12 tahun 1951, tentang senjata tajam,” kata A. Akbar.

Lebih lanjut Akbar menyebutkan, remaja yang ditangkap atas tindak pidana pengancaman mengunakan senjata tajam itu, diketahui telah melakukan hal seperti itu sebanyak dua kali di lokasi berbeda.

“Sebelumnya hal sama juga pernah mereka lakukan di Lorong Cimpu, Kota Palopo. Saat itu, mereka mengejar remaja lain yang sedang parkir di pinggir jalan dengan menggunakan sajam,” tandasnya.(riawan junaid)