Waspada! Mutasi Corona dari India Sudah Ditemukan di Indonesia

55

JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan mutasi Covid-19 varian B1617 yang tengah menyebar di India juga telah ditemukan di Indonesia.
“Mutasi virus baru meningkatkan kasus di India, bahwa virus itu sudah masuk juga di Indonesia,” kata Budi Gunadi di Kantor Presiden Jakarta, Senin.
Budi menyebut ada 10 orang di Indonesia yang teridenfitikasi sudah terkena Virus Corona varian B1617. Enam di antaranya merupakan kasus impor yang masuk dari perjalanan luar negeri.
“Empat di antaranya adalah transmisi lokal, ada dua orang di Sumatera, satu orang di Jawa Barat, dan satu orang di Kalimantan Selatan,” ujar Budi.
Mantan wakil menteri BUMN itu meminta kepada pemerintah daerah di Sumatera, Jawa Barat dan Kalimantan untuk lebih berhati-hati terhadap varian baru Corona itu.
Budi menjelaskan pemerintah telah menangguhkan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas dan menolak masuknya orang asing yang memiliki riwayat perjalanan 14 hari terakhir ke India, sebelum masuk ke Indonesia.
Sementara WNI yang datang dari India atau memiliki riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir ke India masih boleh masuk Indonesia, tetapi harus menjalani karantina selama 14 hari.
Titik-titik kedatangan pun sudah diatur oleh pemerintah, yakni melalui Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Juanda, Bandara Kualanamu, dan Bandara Sam Ratulangi.
“Pelabuhan lautnya juga hanya di Batam, Tanjung Pinang, dan Pelabuhan Dumai,” ujar Menkes Budi.
Dia memastikan semua yang pernah datang atau mengunjungi India akan dilakukan genome sequencing agar dapat melihat apakah ada mutasi baru atau tidak.
“Protokol kesehatan juga dilakukan untuk tenaga migran Indonesia, karena puluhan ribu yang masuk, sudah masuk di atas 100 ribu orang dan akan masuk puluhan ribu,” ucapnya.Oleh karena itu, penguatan screening dan karantina akan dilakukan di beberapa titik seperti Batam, Kepulauan Riau, perbatasan Indonesia dengan Sabah dan Sarawak seperti Entikong, Nunukan, dan Malinau.
Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), varian baru virus SARS-CoV-2 B1617 atau disebut ‘mutan ganda’ terdeteksi di India dan menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 di negara itu.(fjr/idr)