PN Belopa Vonis Bebas Tomas Tato

1777

Terdakwa yang divonis bebas dijemput tim hukumnya dan keluarga di Lapas Palopo, sore tadi.
Ft/Ist

 

* Tak Ada Alat Bukti yang Bisa Jerat Terdakwa Berdasarkan Fakta Persidangan

BELOPA—Masih ingat kasus pembunuhan di Bajo Barat. Kasus pembunuhan Maria Kawa yang terjadi di Dusun Pentoe, Desa Buntu Babang, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu. Kini, sudah memasuki babak baru. Thomas Tato yang didakwa melakukan pembunuhan dinyatakan bebas. Berdasarkan Putusan Majelis hakim Pengadilan Negeri Belopa pada tanggl 28 April 2021. Ia membebaskan Tomas Tato dari Dakwaan dan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum.
Selanjutnya, sore tadi sudah dijemput oleh Tim hukum didampingi Istri dan anak.
Adapun pertimbangan Majelis hakim, menurut tim kuasa hukum terdakwa Edyson Linnong, SH, MH, tidak ada satupun alat bukti yg menjerat terdakwa berdasarkan fakta-fakta persidangan.
Adapun Tim Hukum yg menjemput, VIANI OCTAVIUS, MAZXIMILIANUS SULLE DAN HOLZER.
“Setelah semua saksi diperiksa, kami dari Tim Hukum sudah sangat yakin bahwa Tomas Tato bukanlah pelakunya karena berdasarkan fakta persidangan sangat jelas ada pelakunya yang dalam BAP Ahli DNA dari Puslabfor Polri disebut MR. X2,” tambahnya.
Dan, juga ada petunjuk-petunjuk yang ditemukan selama persidangan yg bisa digunakan oleh Polres Belopa untuk melakukan penyidikan tingkat lanjut terhadap peristiwa pembunuhan Alm. Maria Kawa..
Apabila Penyidik Polres belopa ingin melakukan penyidikan, lanjutnya tim Tim Hukum akan bersedia memberikan masukan-masukan berdasarkan fakta-fakta yang ada di persidangan..
Saat sidang berlangsung, tidak ada ratusan massa dari keluarga korban mendemo PN BELOPA.. Dan PN BELOPA dijaga ketat oleh kepolisian..
Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa didampingi oleh 6 Advokat dari kantor hukum ABNP yang beralamat di Ruko Mall GTC Tanjung Bunga Makassar.
Sejak awal, lanjut, tim hukum terdakwa,
Penetapan tersangka oleh penyidik polres Belopa terhadap terdakwa Tomas Tato sangat dipaksakan.
Perlu diketahui peristiwa pembunuhan terjadi pada tanggal 19 Februari 2019 dan Tomas Tato baru ditetapkan sebagai tersangka pada Agustus 2020. Artinya 1 tahun 6 bulan baru ada ada penetapan tersangka. (rls/ary)