Pemda Diminta Razia Mamin Kadaluarsa

15
foto ILUSTRASI

BELOPA— Umat muslim saat ini menjalani ibadah puasa Ramadan. Sudah menjadi tradisi pada bulan suci Ramadan, kebutuhan pokok (sembako) masyarakat justru meningkat. Agar Sembako yang dibeli masyarakat sehat dikonsumsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu didesak melakukan razia makanan minuman (Mamin) kadaluarsa.

Aktivis Pemuda Luwu, Irwan Saputra Pajerih kepada harian ini, kemarin, mengungkapkan, menyambut datangnya bulan suci Ramadan, kebutuhan Sembako masyarakat di Luwu dipastikan mengalami peningkatan. Demi melindungi konsumen dari sisi kesehatan mengkonsumsi Sembako, pihaknya mendesak instansi terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan Luwu, Bagian Ekonomi, dan Satpol-PP untuk segera menggelar razia (Mamin) kadaluarsa di pasar tradisional dan swalayan.

“Kita berharap kebutuhan sembako selama bulan Ramadan tidak hanya tercukupi, tetapi juga halal dan sehat. Pada lain sisi kami mendapat informasi, biasanya menjelang bulan suci Ramadan dan menjelang lebaran, beredar makanan minuman tidak sehat, misalnya beras mengandung unsur plastik, ikan yang mengandung bahan kimia formalin, serta banyaknya ditemukan Mamin kemasan yang kadaluarsa di pasar maupun di mini market,” jelasnya.

Olehnya itu, dirinya mendesak ada upaya nyata untuk melindungi konsumen dan masyrakat dari berbagai pruduk kadaluarsa yang memungkinkan ada dipasaran. Dirinya menegaskan operasi pasar agar dilaksanakan secepatnya.

“Seluruh barang kadaluarsa membahayakan masyarakat sehingga kami harap diantisipasi Pemkab Luwu dengan menggelar razia Mamin Kadaluarsa dipasar-pasar tradisional maupun di mini market,” ungkapnya Irwan yang juga mantan Ketua KNPI Luwu.

Lebih lanjut ia mengatakan, tidak hanya melakukan razia Mamin kadaluarsa. Pemkab Luwu diharapkan memberi informasi dan kepastian ketersediaan dan kepastian harga Sembako dengan menggelar operasi pasar di sejumlah pasar tradisional dan mini market.

“Harga-harga sembako pasti mengalami peningkatan harga, di lain sisi tidak sedikit distributor dan pedagang menaikkan harga secara sepihak yang memberatkan masyarakat. Untuk itu kami meminta instansi terkait segera melakukan operasi pasar,” katanya. (fan/ikh)