Oknum Penjahit di Balandai Diduga Lakukan Penipuan

1096

* Padahal Sudah Terima DP Rp3 Juta Lebih dari Klien untuk Pembuatan PDH Kampus

PALOPO– Diberi DP (uang muka) sebanyak Rp. 3.295.000 oleh korbannya untuk pesanan baju jahit PDH kampus, namun tak kunjung diselesaikan, seorang pemuda warga Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo dilaporkan dan ditangkap Unit Reskrim Polsek Wara atas dugaan tindakan penipuan dan atau penggelapan, Sabtu, 3 April 2021.

Terduga penipuan dan atau penggelapan tersebut yaitu inisial S, warga Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo dan diketahui berprofesi sebagai tukang jahit.

Penangkapan terhadap terduga pelaku itu, dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda A. Akbar, SH, MH di Perum BPP RSS C1 No. 3 Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Sedangkan korban sekaligus pelapor yaitu Hadiputra (23) seorang mahasiswa warga alamat Jl. KHM. Kasim, Lorong Kuala Lumpur, Kelurahan Pattene, Kecamaran Wara Utara, Kota Palopo.

Dalam laporan korban yang diterima Polsek Wara saat itu, disebutkan korban bahwa transaksi pemberian DP atau uang muka dari korban ke terduga pelaku tersebut, berlangsung pada 15 November 2019 di Pusat Niaga Palopo (PNP) lantai 2, Kelurahan Amassangan, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Saat itu korban memesan baju atau pakaian PDH kampus kepada terduga pelaku sebanyak 38 lembar dengan kesepakatan akan menyelesaikan selama sebulan dengan memberikan uang panjar DP sebesar Rp 3.295.000, namun sampai saat ini tahun 2021, terduga pelaku belum memberikan pesanan jahitan baju kepada korban.

Kanit Reskrim Polsek Wara Ipda A. Akbar saat dikonfirmasi Ahad, 4 April, dia mengatakan saat ini terduga pelaku telah diamankan di Polsek Wara guna proses lebih lanjut.

“Terhadap terduga pelaku itu, kita kenakan Pasal 378 KUHPidana Subs 372 KUHPidana,” kata Andi Akbar. (riawan)