“Kursi Panas” Wabup Lutim

143
ILUSTRASI

* Parpol Pengusung Dorong Calonnya

PALOPO — Kursi panas, jabatan Wakil Bupati Luwu Timur terus menggelinding. Teka-teki pendamping Bupati Luwu Timur (Lutim) Budiman Hakim masih belum terjawab. Sejumlah figur baik dari partai pengusung maupun keluarga almarhum HM Thoriq Husler, digadang-gadang akan mengisi posisi Wakil Bupati Luwu Timur.

Dari keluarga almarhum Thoriq Husler, setidaknya ada tiga nama. Mereka yakni, Taqwa Muller, Dedy Muller dan Puspawati Husler. Taqwa dan Dedy merupakan adik dari almarhum Husler.
Meski demikian, keduanya berbeda parpol. Taqwa Muller merupakan politisi Partai Golkar, sementara Dedy Mullermerupakan politisi partai Gerindra. Sedangkan Puspawati merupakan istri mendiang Husler.

Selain tiga figur itu, ada juga figur dari partai pengusung HM Thoriq Husler-Budiman di Pilkada 2020 lalu. Seperti Andi Baharuddin dan Marjono.

Keduanya merupakan kader Partai Gerindra. Kemudian ada nama Ketua Amanat Nasional (PAN) Luwu Timur, Usman Sadik serta Sekretaris Partai Hanura Luwu Timur, Rully Heriawan.
Adapun parpol pengusung Husler-Budiman di Pilkada 2020 lalu yaitu Golkar (7 kursi), Gerindra (4 kursi), PAN (4 kursi), PDIP (3 kursi) Hanura (3 kursi), PKB, PBB dan PKS masing-masing 1 kursi.

Pelaksana tugas (Plt) Golkar Luwu Timur, Taqwa Muller mengatakan, sejauh ini ada dua nama yang mencuat di internal partai berlambang pohon beringin ini. Selain dirinya ada juga istri almarhum Thorig Husler, Puspawati Husler.
“Untuk sementara internal partai ada dua (Saya dan Puspawati Husler),” katanya Taqwa Muller, Selasa (6/4/2021).

“Siapa pun yang mendampingi nanti Budiman sebagai wakil bupati akan saya terima. Baik itu saya atau Puspawati Husler. Sebagai kader tinggal menunggu perintah,” sambungnya.
Wakil Ketua Bidang Komunikasi Golkar Sulsel, Zulham Arief mengaku tengah membuka komunikasi dengan seluruh partai pengusung siapa yang layak mendampingi Budiman Hakim.

Soal nama yang akan diusulkan oleh Partai Golkar, Zulham Arief tak ingin melampaui Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe.
“Yang penting kami menyiapkan kader terbaik yang disesuaikan dengan keinginan keluarga partai dan semuanya,” bebernya.

Zulham menyebutkan, partai koalisi harus sadar jika kemenangan di Luwu Timur karena almarhum Thoriq Husler yang tak lain adalah kader Golkar. “Sebenarnya secara moril itu adalah kewenangan Partai Golkar,” jelasnya.

Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi mendorong Ketua DPD PAN Luwu Timur, Usman Sadik sebagai pendamping Budiman. “Kami prioritaskan Ketua PAN Lutim Usman Sadik,” singkat Ashabul Kahfi.

Sementara itu, Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin mengaku sudah tak ngotot lagi mendorong kadernya sebagai pendamping Budiman.

“Kita menyerahkan sepenuhnya ke Pak Bupati (Budiman), nyamannya dia dengan siapa. Karena dia yang menentukan siapa pasangannya,” ucapnya.

Sekertaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Sulsel Affandy Agusman mengaku belum membicarakan sosok pendamping Budiman. “Kita belum tentukan, belum ada juga pertemuan dari DPC,” katanya.

Kendati demikian, Affandy menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusung siapa yang paling layak menjabat Wakil Bupati Luwu Timur.

“Itu tergantung hasil rapat partai koalisi untuk menentukan calon. Jadi harus dibicarakan di partai koalisi tidak bisa jalan sendiri sendiri. Tentu barus bertemu partai koalisi disitu nanti dirumuskan,” tutupnya.

Sebelumnya, Sekertaris PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni menyebutkan, saat ini Budiman adalah kader partai berlambang banteng moncong putih. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya untuk memilih wakil bupati.

“Kalau kita serahkan sepenuhnya kepada pak Budiman untuk mencari partner, karena untuk membangun Lutim tidak mudah untuk jalan sendiri, sehingga perlu ada pasangannya,” ungkap Rudy Pieter Goni saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Senin (5/3).

Menurut dia, PDIP tidak ingin serakah untuk memaketkan kadernya sebagai kepala daerah di Lutim. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusung siapa pantas bersama Budiman.

Yang pastinya, lanjut Rudy, Budiman harus berterima kasih kepada keluarga Thoriq Husler.

“Kami sudah meminta kepada pak Budiman untuk membangun komunikasi dengan partai pengusung dan keluarga Bupati terpilih, Almarhum pak Thoriq Husler. Dan saat ini kami hanya menunggu perkembangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, PDIP adalah partai yang tak memikirkan kekuasaan semata, tapi bagaimana komitmennya terhadap masyarakat. “Kita tidak ingin kawin paksa (pilihkan pasangan) karena itu bahaya bagi kita,” tutup Rudy.

Figur Disebut Calon Wabup Lutim

Taqwa Muller : Anggota DPRD Sulsel (Partai Golkar)
Dedy Muller : Bendahara DPC Gerindra Lutim
Puspawati Husler : Istri Alm HM Thorig Husler
Usman Sadik : Ketua DPC PAN Lutim yang juga Wakil Ketua DPRD Lutim