Kejari Tahan Direktur PDAM Takalar, Kasusnya Soal Ini…

88

TAKALAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, menetapkan Direktur PDAM Takalar inisial J sebagai tersangka pada dugaan korupsi proyek pembangunan, pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Takalar tahun anggaran 2018 lalu, Selasa (6/04).

Setelah J ditetapkan sebagai tersangka, langsung ditahan dan dititip di Polres Takalar. Diketahui sebelumnya pada hari selasa lalu (30/3) Kejari Takalar juga menetapkan satu tersangka inisial T yang berperan sebagai kontraktor pada pengadaan AMDK.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Takalar, Suwarni Wahab membenarkan penahanan kedua tersangka tersebut. “Iya saat ini kami sudah menahan dua tersangka yang diduga terlibat kasus korupsi pada proyek pembangunan Pabrik dan pengadaan mesin AMDK tahun 2018,” ungkap Suwarni Wahab,

Suwarni Wahab juga menambahkan bahwa saat ini masih melakukan penyidikan dan telah memeriksa sebanyak 15 saksi. Dari 15 saksi yang kami telah periksa, kami sudah menetapkan dua tersangka. Tidak menutup kemungkinan masih ada penambahan tersangka, pastinya kami masih terus melakukan pendalaman, siapa pun itu yang terlibat kami akan tahan, tegasnya Suwarni Wahab. (int/idr)