Satu dari Dua Anak yang Hanyut Terseret Banjir Sungai Pajalesang Ditemukan Tak Bernyawa, Terjepit di Bawah Tumpukan Kayu dan Sampah

768

Suasana di depan rumah korban sesaat setelah korban berhasil ditemukan tak bernyawa. –riawan junaid–

PALOPOPOS.CO.ID, PAJALESANG– Satu dari dua anak yang hilang terseret air sungai di Kelurahan Pajalesang, Kecamatan Wara, Kota Palopo telah ditemukan Tim SAR gabungan 200 Meter dari Jembatan Putih Kota Palopo sekitar pukul 17:50 Wita, Minggu, 07 Maret 2021.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan dan warga sekitar, Nurfaiza alias Ica (12) warga Kelurahan Pajalesang yang hanyut sekitar pukul 15:30 Wita dari jembatan gantung di Pajalesang, ditemukan di sebuah tumpukan kayu dan sampah.

Salah satu dari Tim SAR yang menemukan jenazah tersebut, Kamal Rusli Ketua SAR HARDNESS mengatakan saat itu mereka berlima dengan Tim SAR lainnya menelusuri sungai mulai dari jembatan Jl. Ahmad Razak hingga ke titik lokasi penemuan dengan cara berjejer dan merambah setiap tumpukan sampah atau kayu di sepanjang pinggiran sungai yang dilalui.

“Saat di lokasi penemuan, korban ditemukan terjepit di bawah tumpukan kayu dan sampah,” kata Kamal Rusli Ketua SAR Hardness.

Untuk satu korban Murni (8) yang juga hanyut, belum ditemukan hingga pukul 18:30 Wita.

TIM SAT gabungan masih terus melakukan pencarian dimulai dari titik lokasi hanyut di jembatan gantung Pajalesang hingga muara.(riawan junaid)