CLARO MAKASSAR dan RS THALIA IRHAM SEDIAKAN LAYANAN FASILITAS RAPID TEST ANTIGEN

109
General Manager (GM) Claro Makassar Anggiat Sinaga

MAKASSAR — Hotel Claro Makassar kembali menghadirkan terobosan baru.
Menggandeng Rumah Sakit Umum (RSU) Thalia Irham, Claro Makassar menghadirkan fasilitas Rapid Antigen mulai, Kamis (25/3/2021).
Lokasi Rapid dilaksanakan di Arcade Claro Makassar setiap hari pukul 09.00 Wita hingga 15.00 Wita.
Biaya Rapid Rp 200 ribu per orang. Sementara hasil Rapid diperoleh hanya 15-30 menit.
Menariknya, Rapid Antigen yang dikeluarkan RSU Thalia Irham ini sudah terintegrasi dengan aplikasi e-hac.
General Manager (GM) Claro Makassar Anggiat Sinaga mengatakan, fasilitas ini bisa digunakan tamu, karyawan hotel maupun masyarakat umum.
Menurutnya, layanan rapid test antigen tersebut merupakan wujud komitmen Claro Makassar menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat Makassar.
“Ini juga bagian dari permintaan tamu kami yang kerap mencari tempat rapid antigen saat menginap. Untuk memudahkan, kami sediakan di Claro sehingga tak perlu ke mana-mana,” katanya saat menggelar jumpa pers di Executive Lounge (Claro Makassar) Lantai 1, Kamis (25/3/2021).
Dibuka juga untuk umum, Anggiat membeberkan berbagai kelebihan melakukan Rapid Antigen di Claro Makassar.
“Kami kan punya area parkir yang luas, tempat yang nyaman. Jadi sembari menunggu hasilnya kita bisa ngopi dulu, makan dan sebagainya,” ucapnya.

Direktur RSU Thalia Irham, Dr. Irmastuti, MARS mengungkapkan dukungan penyediaan layanan rapid test antigen ini, tentunya sejalan dengan komitmen RSU Thalia Irham untuk memudahkan masyarakat untuk melakukan test dan mendukung upaya pemerintah untuk mempercepat penanganan COVID-19. Dengan terus memperluas akses dan cakupan pelayanan kesehatan yang komprehensif bagi masyarakat. Perluasan pelaksanaan tes COVID-19 menjadi langkah nyata dalam mendukung  hal tersebut.

Tes Swab Antigen tersebut hanya Rp200 ribu mulai pukul 09.00-17.00 dengan hasil yang bisa didapat dalam waktu hanya 15-30 menit dan sudah terintegrasi dengan aplikasi e-hac. Sesuai dengan ketentuan dari Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait lainnya, seluruh petugas kesehatan yang bertugas juga menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti masker, face shield, baju hazmat, dan sarung tangan karet yang diganti setiap setelah melakukan tes. tutupnya.(int/idr)