BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Beri Masukan

15

PALOPO–Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggelar Program “Kick Off BPJS Kesehatan Mendengar” yang digelar secara virtual melalui zoom meeting, Senin 8 Maret 2021kemarin.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono, Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Achmad Yurianto. Juga diikutu berbagai pemanku kepentingan, instansi kesehatan, Cabang BPJS Kesehatan se Indonesia serta ratusan media.

Kabid SDM, Umum, Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Palopo, Nofriawan menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya BPJS kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Tentunya dengan mendengarkan segala saran para pemangku kepentingan untuk dijadikan masukan program jangka panjang kedepannya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron, mengungkapkan bahwa, BPJS Kesehatan Mendengar ini membantu pihaknya melakukan pemetaan kebutuhan stakeholders. Untuk dijadikan evaluasi, masukan, dan acuan dalam mengelola Program JKN-KIS lima tahun ke depan.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan bila suara mereka akan menjadi sasaran strategis jangka panjang BPJS Kesehatan,” terangnya.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS. Tentunya dengan menyesuaikan besaran iuran yang ada.

Selain itu, juga dilakukan redefinisi paket manfaat JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan dan rawat inap standar, peningkatan kepatuhan pembayaran iuran, khususnya dari sektor informal atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBUP) perbaikan tata kelola JKN.

“Dalam hal keadilan dan mutu layanan, juga diperlukan penambahan fasilitas kesehatan di daerah, penguatan mutu layanan, serta penguatan manfaat promotif preventif di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” terangnya.

Untuk diketahui pada program tersebut berbagai pertanyaan diajukan oleh para stakholders terkait dengan kebijakan BPJS Kesehatan. Salah satunya peningkatan kepesertaan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang menjadi program yang mesti dituntaskan BPJS Kesehatan.(ich)