Vaksinasi Mulur ke Februari

23

* Pemkot Palopo Siapkan Rp2 Miliar untuk Biaya Tak Terduga

PALOPOPOS.CO.ID, PALOPO — Vaksinasi rencananya dimulai secara nasional hari ini. Di Sulsel baru akan digelar besok. Sebanyak 66 ribu dosis diterima. Namun, tahap awal ini baru 30 ribu dosis yang dikirim dari pusat.

Meskipun akan digelar serentak, tetapi khusus di Sulsel, vaksinasi akan digelar bertahap di daerah. Tahap awal, hanya tiga daerah yang akan menggelar vaksinasi di Januari 2021 ini. Yakni Kabupaten Gowa, Maros, dan Makassar. Sedangkan daerah lain kemungkinan akan baru memulai vaksinasi Februari mendatang.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palopo, Dr dr Ishaq Iskandar kepada Palopo Pos, Selasa 12 Januari 2021.

“Tahap awal Januari ini hanya Gowa, Makassar, dan Maros yang menerima vaksin. Daerah lain menyusul Februari,” kata Dr dr Ishaq Iskandar yang juga Asisten III Pemkot Palopo.

Dari Makassar, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari menuturkan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di pusat pelayanan kesehatan yang tersebar di Sulsel, baik di rumah sakit dan puskemas. Ada sekitar 1.099 vaksinator dari tenaga medis dan administrasi yang telah dilatih selaku petugas pemberi vaksin.

“Prosedurnya itu orang yang mau divaksin masuk dulu, kemudian di-thermogun. Kemudian diperiksa pendaftarannya kan pakai online ya. Lalu diedukasi, diperiksa kesehatannya, kemudian divaksinasi. Setelah itu tahap terakhir observasi selama 30 menit, apakah ada efek lain yang terjadi,” paparnya.

Kendati begitu, Ichsan meminta masyarakat tidak khawatir dengan vaksin Covid-19. Apalagi penyiapannya sudah melalui berbagai uji klinis oleh pemerintah pusat. Bahkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) resmi menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization untuk vaksin Covid-19 Sinovac. Dengan demikian, vaksin Sinovac telah mendapat izin untuk digunakan dalam vaksinasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sulsel, Nurul Amin menambahkan, vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulsel digelar 14 Januari. Setidaknya ada 14 nama pejabat pemerintahan, baik dari unsur forkopimda, hingga lembaga keagamaan serta profesi yang rencananya akan mengikuti vaksinasi Covid-19 perdana sebelum berlanjut bagi tenaga kesehatan lainnya.

Biaya Vaksin Rp2 Miliar

Di Palopo, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Firmanza DP mengatakan menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar.

“Vaksin Covid-19 ini memang gratis buat masyarakat. Namun, tidak ada secara spesifik anggaran untuk vaksinasi,” ujar Sekkot Firmanza, Senin (11/1/2021).

“Anggaran kita siapkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 2 miliar pada APBD Tahun 2021,” tambah sekda.
Berkaitan dengan anggaran tersebut, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapenda) Palopo ini menambahkan bahwa BTT sebesar Rp 2 miliar tergantung berapa kebutuhan, nanti akan disesuaikan.

“Kebutuhan yang akan disesuaikan, misalnya biaya operasional petugas vaksin,” jelas Firmanza Sekadar informasi, pengalokasian dana tersebut sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan dan pelaksanaan vaksin Covid-19 dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi Covid-19.

Rencananya, tanggal 13 Januari mendatang pencanangan vaksin pertama akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Khusus di Kota Palopo, pada tahap pertama akan mendapatkan jatah 2.188 dosis vaksin.(idr)