Pusat Pertokoan Segera Dibangun, Bupati: Ini untuk Memperindah Rantepao

2992

Kalatiku Paembonan Bupati Torut bersama Wabup Yosia Rinto Kadang, dan Sekda Rede Roni Bare saat sosialisasi pembongkaran pertokoan bersama warga, Selasa ,5 Januari 2021. –albert tinus—

Pusat Pertokoan di Torut Segera Dibangun, Bupati: Ini untuk Memperindah Rantepao

PALOPOPOS.CO.ID, RANTEPAO– Pusat Pertokoan yang baru akan segera dibangun di Toraja Utara.

Untuk memperlancar pembangunannya, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan didampingi Wakil Bupati Toraja Utara Yosia Rinto Kadang bersama Sekretaris Daerah mengundang para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa, 5 Januari 2021.

Mereka akan membahas dan menindaklanjuti pembangunan, termasuk bagaimana persiapan pembongkaran bangunan pertokoan yang ada selama ini.

Pada pertemuan tersebut, juga membahas rencana pelaksanaan Pembangunan Pusat Pertokoan Rantepao yang baru sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Adapun lokasinya, sangat strategis karena berada di tengah kota, letaknya di Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.

Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, dalam pertemuan tersebut mengatakan, maksud tujuan dilakukan itu demi memperindah Kota Rantepao.

”Makanya, perlu didukung berkas dokumen asli disertai cap dan tanda tangan basah oleh Bupati Kepala Daerah A.Y.K Andi Lolo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat II Tana-Toraja W.M Allorerung saat itu,’ ucap Bupati Toraja Utara.

Lebih lanjut Kalatiku Paembonan menjelaskan, surat itu berisi tentang pembangunan 66 petak ruangan toko di Pasar Rantepao (pertokoan) pada tanggal 10 desember 1975 No. Put.2/19/2020 dan di dalam surat keputusan itu dijelaskan beberapa point. Salah satunya, perjanjian berlaku selama 30 tahun terhitung ketika ditandatanganinya perjanjian dan setelah itu bangunan tersebut dikembalikan haknya kepada Pemerintah Daerah.

“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan langkah penertiban. Masyarakat yang berada di bangunan pertokoan, akan diarahkan ke bangunan pasar Bolu yang baru direhab atau masyarakat memilih tempat sendiri di sekitar Toraja Utara,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai Pemerintah Daerah, pihaknya mengambil langkah strategis untuk pembenahan.

Masyarakat bebas memilih untuk pindah di pasar yang telah disediakan di pasar Bolu atau mencari tempat lain. Juga, masyarakat diharapkan ikhlas pindah dari bangunan itu.

”Ketika bangunan sudah dibangun kembali, maka yang mendapat prioritas ialah yang pernah mendiami pertokoan tersebut,” tegas Kalatiku.

Sosialisasi akan dilakukan paling lambat 20 Januari 2021. Setelah itu, akan masuk ke langkah-langkah tindakan penertiban di pertokoan.

”Tentu tidak ada tebang pilih. Sebab, hal ini dilakukan demi penataan kota Rantepao yang lebih baik lagi,” katanya.

Menurutnya, langkah ini akan segera dilaksanakan. Tentunya, dengan dukungan dokumen autentik yang telah dimiliki oleh Pemerintah Daerah yang ditandatangani langsung Bupati dan Ketua DPRD saat itu.

”Mengingat usia bangunan pertokoan saat ini sudah lebih dari 30 tahun,” kunci Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan.

Bupati Toraja Utara akan kembali melanjutkan pertemuannya bersama masyarakat yang menempati kios pertokoan tersebut yang diagendakan, Rabu, 6 Januari 2021 besok pagi pukul. 09:00 Wita. (albert tinus)