Proyek Pengaspalan Jalan Paket 7 Telan Anggaran Rp9 Miliar APBD Lutim 2020 Disoal

184

Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Badawi Alwi

PALOPOPOS.CO.ID, MALILI– Proyek pengaspalan jalan paket 7 yang tersebar di beberapa ruas yang terletak di Kecamatan Tomoni yang menelan anggaran APBD Luwu Timur tahun anggaran 2020 sebesar Rp9 Miliar yang dikerjakan oleh salah satu perusahaan asal Makassar, yakni, PT. Tri Star Mandiri (TSM) menuai sorotan.

Pasalnya, proyek yang mulai berjalan sejak 2020 lalu hingga saat ini belum juga rampung pengerjaannya. Padahal, kontrak kerjanya sudah selesai sejak akhir Desember 2020 lalu.

Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Badawi Alwi kepada wartawan  ini mengungkapkan, seharusnya pertengahan Desember 2020 lalu proyek pengaspalan jalan paket 7 harus rampung. Tapi, parahnya, hingga memasuki Januari 2021 belum juga rampung.

“Ini persoalan besar. Di mana, proyek yang menghabiskan anggaran Rp 9 Miliar itu belum juga rampung pengerjaannya”tandas Badawi Alwi.

Badawi Alwi menuturkan,persoalan denda maupun adendum itu hanya persepsi pihak terkait proyek tersebut,tapi yang terpenting bagaimana proyek itu secepatnya di rampungkan,karena sudah sangat dibutuhkan masyarakat untuk dimanfaatkan.

“Saya sangat heran kalau proyek itu tidak di rampungkan. Ada apa di balik semua itu. Bisa saja ada dugaan konspirasi pihak terkait proyek tersebut,”’ tukasnya.

Dia juga berjanji akan memanggil pihak rekanan maupun semua yang berkompoten pada proyek pengaspalan jalan tersebut.

“Dalam jangka waktu dekat ini akan kita panggil semua untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP)”paparnya.(nastan yan)