PMI Sulsel Terjunkan Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Sulbar

22

PALOPOPOS.CO.ID, MAKASSAR, – Aksi kemanusian dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Selatan untuk penanganan darurat pasca-gempa dan banjir yang menimpa 3 kabupaten di Sulawesi Barat pada Jumat (15/1) dini hari.

Ketua PMI Sulsel Adnan Purichta Ichsan YL mengatakan sejumlah ambulance dan relawan PMI langsung diterjunkan ke lokasi bencana.

Menurut Adnan, hari ini, relawan asal PMI Pinrang, Sidrap dan Luwu, diterjunkan ke lokasi bencana di Kabupaten Majene.

“Jalan poros Mamuju belum terbuka, maka relawan dari Sulsel untuk sementara mem-backup Majene. Adapun Mamuju di-backup oleh relawan dari Sulbar dan Sulteng,” ujar Adnan.

Wakil Ketua Bidang Penanganan Bencana, Musyafir Kelana AN, menyebutkan PMI Sulsel mulai mengirimkan sejumlah bantuan logistik dan peralatan. Diantaranya berupa family kit, selimut, makanan dan obat-obatan serta peralatan sanitasi air.

Personel satgana dari markas PMI Sulsel yang berfungsi sebagai tim assesment dan 10 orang Dokter dari Universitas Hasanuddin ikut diterjunkan ke lokasi bencana.

“Alat berat sementara dipersiapkan. PMI Sulsel sementara menunggu hasil assesment tim yang masih bekerja di lapangan,” ujar Musyafir.

Sementara Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK) menyatakan berduka cita yang mendalam atas musibah dan banjir bandang yang menimpa beberapa kabupaten di Sulawesi Barat tersebut.

“Kita merasa berduka lagi atas bencana gempa dan banjir yang menimpa Sulawesi Barat dalam hal ini Mamuju dan sekitarnya yang telah memakan banyak korban bangunan dan infrastruktur termasuk kantor Gubernur. Kita telah menggerakkan PMI dari Palu dan Makassar untuk membantu masyarakat di sana,” ujar JK saat usai melaksanakan salat Jumat di masjid Nurul Hidayah Brawijaya Jakarta Selatan, Jumat (15/1). (rls/pp))