Marola, Pengantin Pria dan Wanita di Salubattang Palopo Dievakuasi di Tengah Banjir

1056

Tim BPBD Kota Palopo, menggunakan perahu karet, Sabtu, 16 Januari 2021, pagi untuk mengangkut kedua pengantin baru Irpan dan Anti beserta rombongan pihak perempuan yang akan marola ke rumah mempelai lelaki di Larompong Selatan, Luwu.

PALOPOPOS.CO.ID, SALUBATTANG– Ada yang menarik di tengah banjir yang melanda Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua Kota Palopo.

Betapa tidak, pengantin pria dan wanita ini terpaksa dievakuasi Tim BPBD Kota Palopo, menggunakan perahu karet, Sabtu, 16 Januari 2021, pagi.

Sebenarnya, kedua mempelai itu sudah melangsungkan akad nikah Kamis, 14 Januari 2021.

Marola, Pengantin Pria dan Wanita di Salubattang Palopo Dievakuasi di Tengah Banjir

Kini kedua pengantin baru yang bernama Irpan dan Anti beserta rombongan pihak perempuan akan marola ke rumah mempelai lelaki.

Marola merupakan adat dari Tana Luwu khusus bagi pengantin pria yang akan didatangi pengantin perempuan.

Itu dilakukan tiga hari setelah akat nikah setelah selesai di rumah perempuan.

Marola, Pengantin Pria dan Wanita di Salubattang Palopo Dievakuasi di Tengah Banjir

Sayang, air yang tak kunjung surut, memaksa pengantin tersebut harus dievakuasi BPBD menggunakan perahu karet.

“Iye, mau marola ke Larompong Selatan, Luwu, tapi banjir. Untung ada BPBD beserta perahu karetnya sehingga pengantin baru bisa keluar dari banjir,” kata dg Malluru, kakek dari pengantin wanita, kepada PALOPOPOS.CO.ID, Sabtu, 16 Januari 2021 pagi ini.

Ketinggian air banjir yang terjadi di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, setiap jam terus naik.

Hingga pukul, 06.00 Wita pagi, ketinggian air di dalam rumah warga sudah mencapai paha orang dewasa.

“Kayaknya banjir kali ini terulang seperti tahun 2010 lalu. Dimana warga dievakuasi menggunakan perahu,” kata Sadarusman, salah seorang pemuda Marobo.(kahar iting)