Ini Kronologis Sebelum Bentrok Antar Pemuda Kembali Pecah di Mancani Palopo

1034
Pihak kepolisian saat berjaga-jaga di Mancani, pasca bentrok yang terjadi Senin, 11 Januari 2021 petang.

PALOPOPOS.CO.ID, MANCANI– Bentrok antardua kelompok pemuda di Mancani, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo yang terjadi sekitar pukul 18:20 Wita, dipicu oleh sekelompok pemuda yang diduga penjemput jenazah. Diduga, mereka melontarkan kalimat tidak pantas dan meninggikan gas kendaraan disertai pelemparan batu terhadap rumah warga yang ada di pinggir jalan Senin, 11 Januari 2021.

Berdasarkan informasi yang diterima dari pihak kepolisian yang saat itu ada di lokasi, disebutkan bentrok tersebut bermula saat sekira 50 orang rombongan yang diduga pengantar jenazah, berhenti di depan rumah Jawari yang merupakan tempat posko personil Brimob berjaga selama di Mancani.

Saat berada di depan posko jaga personil Brimob, kelompok pemuda tersebut yang semula tujuannya diduga hanya bermaksud akan menahan kendaraan yang hendak melintas dari arah utara menuju Kota Palopo agar kendaraan ambulance pengantar jenazah masuk ke dalam lorong tanpa hambatan, namun sekelompok pemuda itu justru berteriak melontarkan kalimat tak pantas kepada warga di sekitar situ.

Tidak hanya lontaran kalimat tak pantas yang dilontarkan, tapi ia juga meninggikan gas kendaraannya. Diketahui pula, kelompok pemuda tersebut juga meletuskan petasan dan melempari beberapa rumah warga yang ada di pinggir jalan.

Karena tidak terima dengan lemparan batu yang dilakukan oleh sekelompok pemuda yang saat itu diduga pengantar jenazah, sehingga pemuda lainnya yang ada di sekitar situ melakukan perlawanan. Mereka melakukan pelemparan balik kepada pemuda tersebut sehingga berujung pada terjadi tawuran kelompok pemuda.

Beruntung pada saat itu pihak keamanan Kompi C Brimob Baebunta bersama personil jajaran Polres Palopo dan personil Polsek Telluwanua yang dipimpin Kapolsek Iptu Idris, SH cepat tanggap, sehingga peristiwa bentrok saat itu cepat diredam tanpa adanya laporan korban jiwa seperti yang terjadi Oktober 2020 lalu.

“Personil yang jaga di lokasi saat itu, cepat melakukan tindakan pencegahan agar bentrok tidak sampai larut. Dan setelah keadaan mulai kondusif, personil juga telah galang kedua belah pihak, agar tidak ada kejadian susulan,” sebut Idris saat dikonfirmasi Selasa, 12 Januari 2021.

Pasca peristiwa bentrok antarkedua pemuda malam itu, aparat keamanan terus disiagakan di lokasi untuk menjaga kemungkinan yang bisa saja terjadi.(riawan junaid)