Gisel Tak Penuhi Panggilan Polisi, MYD Datang Diam-diam

92

PALOPOPOS.CO.ID,- Penyanyi Gisella Anastasia alias Gisel tidak menghadiri pemanggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus video syur, di Mapolda Metro Jaya, Senin, 4 Januari 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, ketidakhadiran Gisel disampaikan kepada penyidik melalui kuasa hukumnya.

“Yang bersangkutan (Gisel) hari ini tidak bisa hadir,” kata Yusri, Senin.

Alasannya, lanjut Yusri, Gisel harus menjemput anaknya yang baru pulang liburan.

“Dengan alasan menjemput anaknya yang baru pulang dari Bali,” ujar Yusri.

MYD DATANG DIAM-DIAM
Michael Yukinobu de Fretes alias Nobu memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait video syur dengan Gisella Anastasia yang menghebohkan publik.

MYD alias Nobu terlihat mengenakan kemeja warna putih dan celana warna coklat. Dia datang bersama kuasa hukumnya. Namun, sayangnya, kedatangan Nobu dan kuasa hukum secara diam-diam. Keberadaannya baru diketahui awak media saat sudah berada di dalam ruangan pemeriksaan.

Sebelum menjalani pemeriksaan, baik Michael Yukinobu de Fretes maupun kuasa hukumnya menjalani protokol kesehatan seperti cuci tangan dan melakukan rapid test supaya diketahui positif Covid-19 atau tidak. Mereka pun tampak cukup tenang dan sepertinya sudah siap menjalani pemeriksaan dengan status sebagai tersangka.

Sebelumnya melalui postingan di akun media sosial, Nobu menyampaikan permohonan maaf atas hebohnya video syur dengan Gisel. Dia juga meminta didoakan supaya dapat melewati cobaan ini.

Nobu dalam postingan berbeda juga mengungkapkan sebagai manusia tentu tidak ada yang luput dari kesalahan dan dosa. Nobu juga mengatakan setiap manusia pasti mengalami titik terendah dalam hidup.

“Setiap manusia pernah mengalami titik terendah dalam hidupnya, tapi Tuhan maha baik. Tidak akan pernah kita diberi cobaan yang melebihi kemampuan kita sebagai manusia,” tulis Michael Yukinobu de Fretes.

Gisel dan MYD telah ditetapkan sebagai tersangka sejak pekan lalu.

Kepada penyidik, Gisel mengaku merekam adegan syur bersama MYD di salah satu kamar hotel di Medan pada 2017 silam.
Keduanya berangkat ke Medan untuk menghadiri sebuah acara.

Setelah minum alkohol, Gisel dan MYD menginap di sebuah hotel sampai terjadi hal yang tak senonoh. Adegan tidak senonoh itu direkam memakai ponsel milik Gisel lalu dikirim ke handphone MYD hingga akhirnya dihapus seminggu kemudian.

Gisel dan MYD dijerat pasal 4 ayat 1 Jo pasal 29 dan atau pasal 8 jo pasal Undang-Undang No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (jp-jpnn)