Gantung Diri Kembali Terjadi di Torut, Pelajar Pakai Dasi Sekolah

234

Dasi yang digunakan gantung diri.

PALOPOPOS.CO.ID, RANTEPAO– Kasus bunuh diri di┬áKabupaten Toraja Utara (Torut) kembali terjadi, Rabu, 13 Januari 2021.

Kini, yang jadi korban seorang pelajar berinisial DN. Ia memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Gadis yang berumur 18 tahun tersebut, ditemukan tewas di depan pintu kamar rumahnya, di Dusun Sangpolo, Lembang Batu Lotong, Kecamatan Awan Rante Karua, Toraja Utara.

DN menggantung diri dengan menggunakan dasi sekolah.

Menurut Ibu korban inisial MT, sebelum menemukan anaknya tewas gantung diri, DN pamit untuk berangkat ke Makale, Tana Toraja.

Ia menggunakan sepeda motor dengan maksud untuk sekolah.

Namun, beberapa saat kemudian korban kembali dan langsung naik ke atas rumah.

“Pada saat anak saya balik dari sekolah, saya berada di bawa kolong rumah dan menunggu anak saya untuk turun. Namun, tidak turun. Jadi, saya ke atas rumah sambil memanggil. Tapi, tidak ada jawaban,” kata ibu kandung korban, MT, dalam keterangan tertulis yang diterima.

Saat hendak masuk ke dalam rumah, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam. Sehingga, Ibu korban berinisiatif membuka pintu dengan cara memanjat jendela.

“Setelah pintu terbuka saya kaget melihat anak saya sudah dalam keadaan tergantung di depan pintu kamarnya. Saya langsung memeluk anak saya sambil menangis,” kata perempuan 45 tahun itu.

Mendengar tangisan ibunya, kakak korban RE langsung juga ke atas rumah membantu untuk menurunkan korban.

DN baru bisa diturunkan setelah memotong dasi sekolah yang digunakan oleh korban menggantung diri.

Personel Polsek Rindingallo Bhabinkamtibmas Bripka Amos Tonapa, bersama dengan Ps. Kanit Reskrim Bripka Obaya Kadang menjelaskan bahwa korban memang pendiam dan cenderung penyendiri. Keterangan itu berdasarkan penuturan keluarga.

Pihak keluarga juga menolak polisi melakukan autopsi terhadap korban.

Selain itu, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga sudah menerima dengan ikhlas kematian korban murni karena gantung diri.

Sekadar diketahui, di awal tahun 2021, tercatat sudah ada 3 kasus gantung diri di Torut dan Tana Toraja.

Maraknya aksi bunuh diri di Bumi Lakipadada menjadi salah satu fokus pencegahan aparat kepolisian setempat dan pemerintah.(albert tinus)