BST Rp300 Ribu Tahap I Cair

7
Anggota Polsek Larompong memantau penyaluran BST di Kel. Larompong, Kec.Larompong.--ft: istimewa--

PALOPOPOS.CO.ID, BELOPA— Kran bantuan sosial kembali dibuka. Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap pertama sebesar Rp300 ribu per Kepala Keluarga Miskin (KKM) pada awal 2021. Bantuan tersebut merupakan upaya mengatasi kesenjangan sosial terhadap masyarakat tidak mampu akibat Covid-19.

Kecamatan Larompong Selatan yang terdiri sembilan desa dan satu kelurahan mendapat jatah 716 KK. BST tersebut diserahkan di Pasar Dadeko dan Kantor Camat Larompong Selatan, (10/1). Penyerahan dilakukan oleh PT Pos Indonesoa Cabang Belopa, dibantu pemerintah setempat, dan Personil Polsek dan Koramil Larompong, pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan yang sama juga dilakukan di Kecamatan Larompong. Sebanyak 741 KK dari 1 kelurahan dan 12 desa menerima BST yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Rio Rennu, Kelurahan Larompong Kecamatan Larompong.

Kapolsek Larompong Polres Luwu, Iptu Syarief Sikati SH MH dikonfirmasi Palopo Pos, Senin, 11 Januari 2021 menuturkan, pada masa pandemi Covid-19, pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan BST kepada masyarakat tidak mampu di Kecamatan Larompong dan Larompong Selatan.

“Kami pihak kepolisian mendukung pelaksanaan penyaluran bantuan teresebut dengan memberikan pelayanan pengamanan, sekaligus memantau pelaksanaan penyaluran bantuan, agar tertib, seperti yang dilakukan Kanit Binmas Aiptu H. Salahuddin dan Bhabinkamtibmas Briptu Andi Irfan,” tutur Syarief melalui saluran telepone.

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk diketahui, memasuki tahun 2021 jumlah pasien covid-19 terus bertambah.

“Masyarakat agar menjaga kebersihan, menjaga jarak saat berinteraksi dan jangan lupa memakai masker di mana pun berada, Dengan adanya bantuan sosial ini diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi bagi penerima manfaat,” tutupnya. (fan/ikh)