Banjir di Marobo Palopo, Warga Was-was dan Diungsikan

66

Masyarakat di Marobo saat mengungsi akibat di wilayahnya banjir, sejak Jumat, 15 Januari 2021.

PALOPOPOS.CO.ID, TELLUWANUA–Hujan deras disertai petir dan angin kencang, membuat warga di Marobo, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Twlluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, terpaksa memilih untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Betapa tidak, banjir yang melanda perkampungan itu sejak Jumat lalu, hIngga Minggu, 17 Januari 2021, belum juga surut.

Ditambah hujan deras, petir dan angin kencang, membuat warga, terutama para lansia dan anak-anak serta balita harus diungsikan ke rumah keluarga yang aman dari genangan banjir.

“Kami was-was. Untuk menjaga hal-hal diluar dugaan, maka para orangtua serta anak-anak kami ungsikan ke rumah keluarga yang aman dari banjir,” kata Sadarusman, salah seorang warga Marobo, Minggu, 17 Januari 2021.

Kendati diminta mengungsi untuk keselamatan jiwa mereka, Sadarusman mengaku, masih ada sebagian warga yang ngotot tidak ingin meninggalkan rumah mereka.

“Terutama para orang tua yang sudah lanjut usia. Kami juga tidak bisa paksakan tapi kami tetap stanby dan selalu waspada,” beberya.

Pantauan Palopopos.co.id, hingga pukul, 18.00 Wita petang, air setinggi betis orang dewasa masih berada di dalam rumah warga.

Penurunan volume air terjadi pada pukil, 12.00 Wira siang tadi. Hanya saja, pukul 13.15 Wira terjadi air pasang laut, sehingga volume air banjir kembali naik.(kahar iting)