Gagasan Cerdas Presiden Jokowi di Akhir Tahun dalam Kondisi Covid-19

76

* Oleh: H. Chaeruddin Mardi
(Aktivis Al-Amin Indonesia)

SETELAH dua Menteri Kabinet Indonesia Maju menjadi pasien Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Ada Hikmah untuk Rakyat Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo Mereshuffle Kabinet Indonesia Maju dengan menempatkan Putra-Putri terbaik Indonesia untuk menjadi Menteri tertanggal 23 Desember 2020.

Dan yang mengejutkan adalah dengan mengangkat Bapak Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang merupakan Revalitas Politik Calon Wakil Presiden 2019 yang lalu. Ini merupakan trobosan baru dalam Perpolitikan Dunia, Bahkan Calon Presidennya yaitu Bapak Letnan Jenderal Prabowo Subianto sudah masuk kabinet menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Dan ini menjadi trobosan baru di Dunia Politik, Konsestan Lawan Politik masuk dalam Kabinet dan ini perlu dicontoh oleh Pemerintah dari Tingkat Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten Kota, sampai Pemerintah Provinsi. Bahkan bisa dicontoh oleh para Pemimpin Negara-Negara di Dunia. Pro dan Kontra dalam kebijakan itu hal yang biasa-biasa tidak ada kebijakan yang bisa diterima dengan bulat di dunia ini pasti ada Pro dan Kontra. Kritikan-kritikan dari para politisi terhadap kebijakan Pemerintah Bapak Persiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Prof. Dr. (H.C) K.H. Ma’ruf Amin Demi kepentingan Bangsa dan Negara pasti akan mendapat dukungan manyoritas seluruh Rakyat Indonesia. Dan kritik itu hal yang biasa dalam Dekokrasi di era Globalisasi. (Dalam Bidang Politik)

Dalam Bidang Pembangunan sejak periode pertama Bapak Presiden Ir. H. Joko Widodo dengan Wakilnya Bapak Dr. H. Yusuf Kalla (2014-2019) yang dikenal dengan Kabinet Kerja langsung Tancap Gas dalam pembangunan disegala bidang, Pembangunan Infrastruktur Jalan, Infrastruktur Pelabuhan Laut, Bandara Internasional dan Nasional, Infrastruktur Kesehatan dari mulai Puskesmas sampai Rumah Sakit Internasional, Dunia Pendidikan mulai Tingkat Taman Kanak-Kanak sampai Perguruan Tinggi Negeri sampai Swasta dan setingkat dengan Pendidikan selevel Dunia dan mengutamakan Sumber Daya Manusia, Dan fokus pada pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi dan Ketahanan Pangan selain itu Pemerintah juga banyak menggelontorkan insentif bagi dunia usaha seperti tax holiday dan tax allowance. Dari sisi kemudahan berusaha, pada 2018 Pemerintah juga telah menerapkan online single submissin (OSS) untuk mempermudah izin berusaha. Kendati demikian, pada masa akhir jabatan Bapak Persiden Ir. H. Joko Widodo dan Wakil Presiden Bapak H. Yusuf Kalla ada beberapa target yang meleset. Misalnya pertumbuhan investasi yang ditargetkan tumbuh 7% hanya mampu tumbuh 4,1% pada tahun 2018. Dari ekspor-impor, justru sepanjang 2018 neraca perdagangan mengalami defisit paling dalam yakni US$ 8,57 miliar. Sedangkan pertumbuhan industri manufaktur terus berada di bawah 5%. Bahkan pada tahun 2018 industri manufaktur tumbuh melambat dibanding tahun sebelumnya. Tercatat pertumbuhan industri manufaktur tahun 2018 sebesar 4,07% sedangkan tahun sebelumnya tumbuh 4,74%. Padahal dalam RPJMN 2015-2019 pertumbuhan industri manufaktur ditargetkan tumbuh 8%.

Dalam menghadapi Wabah Covid-19 yang sedang melanda Dunia sembilan bulan berjalan sehingga terjadi Krisis Kesehatan dan Krisis Ekonomi Dunia. Pertumbuhan ekonomi dunia masing-masing diprediksi -4,9%; -5,2% dan -7,6% hingga -6% oleh IMF Bank Dunia, dan OECD.

Pemerintah Indonesia dalam menghadapi Covid-19 mengeluarkan kebijakan-kebijakan dengan mengeluarkan Anggaran Penanganan Covid-19 sudah mencapai Rp. 677,2 Triliun 03 Juni 2020. Dan bertambah 40,32 Triliun per 25 November 2020. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memaparkan, defisit anggaran hingga akhir September 2020 mencapai 682,1 triliun. Angka tersebut setara dengan 4,16 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan akan mempengaruhi laju pembangunan Indonesia. Dan untuk anggaran vaksin seluruh Masyarakat Indonesia di anggarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebesar Rp. 54,4 triliun.

Untuk mengatasi wabah Covid-19 marilah kita bersatu memanjatkan doa bersama kepada Allah SWT yang menciptakan dan mengendalikan 7 langit Bumi dan Seisinya mudah-mudahan wabah covid yang melanda dunia termasuk Indonesia dapat dihilangkan oleh Allah SWT. Dan kita sebagai umat manusia di dunia tetap berihtiar untuk pencegahan Covid-19 Sesuai standar WHO dan Protocol Kesehatan Republik Indonesia. Dan pesan Ibu Pertiwi Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Jaga Kesehatan dengan pola Hidup Sehat Ber Olahraga dan Makan Makanan yang Bergizi. Semoga bermanfaat. Amiin. (*)