Dihajar Shakhtar Donetsk, Toni Kroos Sebut Timnya Kacau Balau

8
Gelandang Real Madrid Toni Kroos (kiri) bertarung melawan pemain Shakhtar Donetsk Dentinho pada lanjutan Grup B Liga Champions 2020-2021 di Stadion Olimpiyskiy, Kiev (2/12) WIB. (Sergei Supinsky/AFP)

PALOPOPOS.CO.ID,— Toni Kroos mengatakan bahwa permainan Real Madrid “kacau balau” musim ini. Komentar itu keluar setelah Real dikandaskan tuan rumah Shakhtar Donetsk dengan skor 0-2 dalam lanjutan laga Grup B Liga Champions 2020-2021, Rabu, 2 Desember 2020.

Kekalahan di Ukraina itu membuat Real terancam gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Real hanya mampu memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Saat ini, Real berada di urutan ketiga di Grup B.

Kroos menyadari bahwa timnya sedang mengalami masa sulit musim ini dan mengakui masalah yang dialami timnya sebagian besar adalah dari sisi mental. “Semuanya kacau, musim ini kami kesulitan mencetak gol,” katanya sebagaimana dilansir Goal.

“Ini bukan masalah fisik. Saya baik-baik saja, tetapi ketika Anda kalah, semuanya negatif. Kami harus terus bekerja dan mencoba untuk memenangkan pertandingan terakhir,” imbuhnya.

“Bila Anda sedang dalam jalur kemenangan, Anda jelas memiliki kepercayaan diri lebih dibandingkan ketika Anda kalah – itu normal. Sebagai tim, Anda merasa lebih baik saat menang, tetapi kami harus menang lagi; terus bekerja.”

“Sulit untuk pergi dari sini dengan ketika skornya sudah 0-2. Mungkin kami tidak begitu bagus, tetapi kami bermain bagus di babak pertama,” tambah gelandang timnas Jerman berusia 30 tahun tersebut.

“Begitu Anda tertinggal 1-0, segalanya membuat sedikit lebih sulit – kemudian pada skor 2-0 mungkin kami tidak percaya bahwa kami dapat membalikkannya. Meski begitu kami mencobanya sampai akhir,” ucap Kroos.

Rekan setim Kroos, Luka Modric menolak untuk menyerah dalam upaya timnya untuk lolos ke babak 16 besar usai kekalahan di Kiev. “Masih ada pertandingan tersisa. Apa yang harus kami lakukan di pertandingan terakhir,” kata Modric.

“Madrid telah menunjukkan bahwa ketika kami perlu menang, kami bisa melakukannya, tetapi kami harus menunjukkannya di lapangan karena kata-kata saja tidak cukup.”

“Kami tidak memiliki konsistensi yang selalu kami miliki. Kami memiliki permainan yang hebat, dua pertandingan buruk, satu bagus, dua buruk. Kami kekurangan konsistensi itu dan kami harus menjadi lebih baik secepat mungkin,” ucap Modric.(jp/pp)