Setahun, BOSDA Habiskan Rp22 M

23

*Bayar Gaji 1.450 Guru Honorer

MALlLI — Pemerintah daerah (Pemda) melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur selama 4 tahun ini telah menjalankan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Program ini sangat berdampak positif terhadap 1.450 honorer dan tenaga pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, La Besse menjelaskan BOSDA merupakan program alokasi dana yang diperuntukkan kepada honorer dan tenaga pendidikan di Kabupaten Luwu Timur melalui APBD.

Setiap tahunnya dana BOSDA habiskan anggarsebesar Rp22 miliar untuk membayar gaji guru honorer dan tenaga pendidikan tingkat TK hingga SMP.

La Besse juga mengatakan, isu yang menonjol di Indonesia dibidang pendidikan ada dua yakni kekurangan tenaga pendidik dan upah honorer. Tetapi dengan adanya BOSDA di Luwu Timur, satu strategi dua masalah dapat teratasi.
“Jadi melalui BOSDA ada dua permasalahan yang teratasi,” terang La Besse, Kamis 19 November 2020 kemarin.

Hingga tahun ke-empat BOSDA masih berjalan, upah honorer dan tenaga pendidikan meningkat antara Rp1 juta hingga Rp 1.750.000 per orang.

“Gaji honorer dan tenaga pendidikan mulai Rp1 juta hingga 1 .750 .000. Itu yang mereka terima setiap bulannya. Untuk gaji Rp1.750,000 diperuntukkan bagi honorer dan tenaga pendidikan yang berlokasi jauh atau terpencil. Dari 4.500 guru dan tenaga kependidikan di Kabupaten Luwu Timur semua digaji Rp1 juta hingga Rp1.750.000 yang dianggarkan melalui BOSDA,” tutupnya. (krm/him)